Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Sonhaji (Mbah Jimbun)
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Sonhaji (Mbah Jimbun)

1916 – 2008 M · 40.321 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Biografi KH. Sonhaji Ulama Nahdaltul Ulama Kebumen Jawa Tengah

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat
1.3  Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mursyid Tarekat

4.    Teladan
5.    Chart Silsilah Sanad
6.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Zainal Abidin atau yang biasa akrab dipanggil KH. Sonhaji, Mbah Son atau Mbah Jimbun lahir pada tahun 1916 di Jimbun, Sruweng, Kebumen, Jawa Tengah. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Chasbulloh dan Nyai Mairah.

1.2 Wafat
KH. Sonhaji wafat dalam usia 92 tahun pada hari Senin 17 Maret 2008 M sekitar pukul 17.00 WIB. Kemudian jenazah beliau dimakamkan di Jimbun, Sruweng, Kebumen, Jawa Tengah. Ada satu pesan yang sering didawuhkan saat beberapa bulan menjelang kewafatannya yang didengar oleh salah satu cucunya, Gus Ahmad Danyalin Al-Ishaqi yaitu sabda Nabi SAW, “hendaklah engkau selalu bersama Allah. Jika tidak mampu, berusahalah selalu bersama orang-orang yang dekat dengan Allah. Karena sesungguhnya orang itulah yang akan menyampaikanmu kepada Allah.” (HR. Abu Daud).

1.3 Riwayat Keluarga
KH. Sonhaji menikah dengan Ibu Nyai Nurul Kholidiyah Purwodadi, seorang janda dari Mbah Mangliatau KH. Hasan Asy’ari.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan

KH. Sonhaji kecil belajar ilmu agama di Pesantren Jetis, dulu belum memiliki nama, sekarang dinamai Pondok Pesantren Al-Huda. Pesantren Al-Huda Jetis ini sekarang diasuh oleh KH. Wahib Mahfudz, cucu Mbah Abdurrahman, pendiri Pesantren Jetis.

Mbah Abdurahman juga merupakan kakek KH. Sonhaji. Kemudian setelah belajar pertamanya di Pesantren Jetis, beliau melanjutkan pendidikannya ke Pesantren Lirap dan Pesantren Sumolangu (Kebumen).

Saat memasuki usia remaja, KH. Sonhaji muda melanglang dari satu pesantren ke pesantren lain. Dirinya sempat berguru kepada Mbah Dalhar di Pesantren Watucongol dan KH. Muhajir di Pesantren Bendo Pare (Kediri). Sewaktu meni

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+