Ketika mendirikan Pondok Bendo (kurang lebih tahun 1889 M) dan mempunyai santri pertama mbah khozin sudah berumur 60 tahun, kemudian beliau memimpin kurang lebih 70 tahun (meninggal 24 dzulqo’dah 1378 H / 1 Juni 1959M). usia beliau kurang lebih sekitar 130 tahun.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru-guru
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mendirikan Pondok Pesantren
4.2 Tradisi Khataman
5. Keteladanan
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
KH. Khozin Bendo atau KH. Muhajir atau KH. Khozin Al-Muhajir rahimahullah adalah Muassis (pendiri) Pondok Pesantren Bendo Pare Kediri. Santrinya tersebar di berbagai daerah di tanah Jawa. Dan banyak yang menjadi Kyai yang hebat-hebat, ada yang mendirikan Pondok Pesantren, ada yang meneruskan mengasuh Pesantren, bahkan ada yang menjadi pemimpin Organisasi Islam terbesar di Indonesia, menjadi Rais ‘Am PBNU.
1.1 Lahir
KH. Khozin mempunyai nama asli Muhajir dan setelah haji mengganti nama dengan Khozin.
Beliau merupakan putra ke 3 dari KH Ujang Sholeh atau KH. Sholeh Banjarmelati dan Nyai Isti’anah rahimahullah. Keduanya memiliki putra antara lain:
1. KH. Mubarok Jampes Kediri
2. KH. Dahlan Jampes Kediri
3. KH. Muhajir atau KH. Khozin Bendo Pare Kediri
4. KH. Muhaji atau KH. Abdurrouf Rejowinangun Papar Kediri
5. Nyai Khadijah Istri KH. Abdul Karim Lirboyo
1.2 Wafat
KH. Khozin AL-Muhajjir meninggal pada 24 dzulqo’dah 1378 H / 1 Juni 1959 M, beliau meninggal pada usia beliau kurang lebih sekitar 130 tahun.Dan dimakamkan di Komplek Pemakaman Dusun Bulu, Desa Bendo, Kecamatan Pare Kediri .
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan KH. Khozin Bendo
Beliau diasuh dan dididik oleh ayahnya KH. Ujang Sholeh atau KH. Sholeh Banjarmelati.
2.1 Guru-guru KH. Khozin Bendo
- KH. Sholeh Banjarmelati
- Syaikhona Kholil Bangkalan
- KH. Dahlan Jampes Kediri
3. Penerus
3.1 Anak
-
KH. Khayattul Makki
3.2 Murid-murid
- KH. Badawi Hanafi ( Pendiri Pesantren Al Ihya’ Ulumaddin Kesugihan Cilacap)
- Syekh Khudlori Tegalrejo Magelang di Bendo sekitar 1933 M (Salah satu pemegang sanad ihya’ Ulumuddin).
- Syekh Khotib Abdul Karim (Ponpes Salafiyah Curah Kates Jember) yg mondok sekitar 17 tahun di Bendo.
- Syekh Amir Fatah Kroya (Dubes Korea Selatan 1980)
- KH Marzuqi Dahlan (Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri)
- Syekh Ihsan bin Dahlan Jampes yg namanya sangat disegani karena karya beliau yg fenomenal Sirajut Tholibin (Syarah Minhajul Abidin karya imam Ghozali)
- KH Sahal Mahfudz (Kajen Pati Jateng, Rai
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

