Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Faqih Zawawi, Pengawas Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Faqih Zawawi, Pengawas Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

lahir 1945 M · 13.010 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Faqih Zawawi merupakan sosok ulama yang sangat ramah dan selalu memberikan suri tauladan yang baik bagi semua orang, terutama bagi warga nahdliyin dan para santri.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengawas Pesantren
3.2  Kiprah di Nahdlatul Ulama

4.    Teladan
5.    Referensi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
KH. Faqih Zawawi lahir pada tanggal 1 Februari 1945 M, di Pemekasan, Madura. Beliau putra kedua dari pasangan KH. Zawawi Mun’im dengan Nyai Hj. Nasihah. Selain itu, KH. Faqih juga merupakan keponakan dari KH. Zaini Mun’im pendiri Pondok Pesantren Nurul Jadid.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Faqih Zawawi menikah dengan Nyai Hj. Fatimah. Dari pernikahannya, beliau dikaruniai tiga putra dan satu putri, yaitu: Moh. Mahfudz Faqih, Almarhumah Fatatik, Hafiluddin Faqih, dan Lilik Faizah Faqih.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Sejak kecil KH. Faqih Zawawi memulai pendidikanya dengan kedua orang tuanya, beliau belajar ilmu agama, seperti membaca Al-Qur’an, fiqih dan lain sebagainya.

Setalah itu, beliau menempuh jalur formal, dari Madrasah Ibtidaiyah sampai Madrasah Aliyah di Pondok Pesatren Darul Ulum, Jombang yang diasuh oleh KH. Maksum Rejoso. Setelah lulus madrasah aliyah, kemudian beliau kuliah di Fakultas Syariah Sunan Ampel Surabaya, hingga meraih gelar Sarjana Muda.

Setelah wisuda, karena masih haus ilmu, beliau kuliah kembali di Universitas Darul Ulum Jombang. Pada saat di bangku kuliah, beliau sudah mulai aktif di organisasi. Salah satunya adalah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

2.2 Guru-Guru
1. KH. Zawawi Mun’im (ayah),
2. Nyai Hj. Nasihah (ibu),
3. KH. Maksum Rejoso.

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah

3.1 Menjadi Pengawas Pesantren
Kiprah beliau di Pesantren Nurul Jadid mempunyai peran yang penting. KH. Faqih turut membantu dalam hal pengembangan lembaga-lembaga yang ada di bawah naungan Pondok Pesantren bersama para pengasuh dan pengurus pesantren. Pengabdiannya di Pesantren Nurul Jadid berawal ketika beliau diangkat menjadi Kepala Biro pendidikan dan kebudayaan. Setelah itu, beliau diangkat menjadi Koordinator 

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+