Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Muhammad Babakan, Pengasuh Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy Cirebon
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Muhammad Babakan, Pengasuh Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy Cirebon

1951 – 2006 M · 26.079 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Muhammad adalah pengasuh Pondok Pesantren Kebon Jambu al-Islamy. Beliau juga merupakan ulama NU

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh

4.    Chart Silsilah Sanad Guru
5.    Referensi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir

KH. Muhamad atau yang kerap disapa dengan panggilan Akang lahir pada tanggal 08 April 1951 di Kampung Karanganyar, Desa Winduhaji, Kabupaten Kuningan. Beliau merupakan putra dari pasangan Bapak H. Aminta dan Ibu Hj. Tsani Rohimahumallah.

1.2 Riwayat Keluarga
Selama menuntut ilmu di pesantren, sikap dan keilmuan KH. Muhamad menarik hati guru beliau, KH. Muhamad Sanusi, sehingga pada tahun 1973 dan bersamaan dengan memangku jabatan sebagai Kepala Pondok At-Taqwa, KH. Muhamad dinikahkan dengan Nyai Hj. Nadziroh binti Kyai Dahlan, keponakan Kyai Sanusi.

Buah dari pernikahan beliau dikarunia 6 orang putra-putri. Anak-anak beliau di antaranya:
1. Nyai. Hj. Mariyatul Qibtiyah menikah dengan KH. Syafi’i Atsmari,
2. KH. Asror Muhamad menikah dengan Nyai. HJ. Awanillah Amva,
3. Nyai. Siti Aisyah,
4. Nyai Hj. Siti Maryam,
5. Gus Hasan Rahmat,
6. Siti Fatimah (Alm).

Pada tahun 1992, duka kembali menyambangi KH. Muhamad dan keluarga pesantren, di mana Nyai Nadziroh wafat. Tak berlangsung lama, Allah SWT memberikan pengganti istri beliau sebab pada tahun 1993, KH. Muhamad menikahi Nyai. Hj. Masriyah Amva binti KH. Amrin Hanan, seorang janda yang mempunyai dua putra. Anak beliau di antranya Robith Hasymi dan Moh. Ibdal.

1.3 Wafat
KH. Muhamad wafat pada tanggal 1 November 2006, Jenazah beliau dimakamkan di depan Masjid Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy. Setelah kepergian sang suami, tampuk kepemimpinan Pondok Pesantren Kebon Jambu dipegang oleh istri beliau Nyai Hj. Masriyah Amva.

Di samping itu, dibentuklah Dewan Pengasuh yang dipimin oleh KH. Asror Muhamad (putra ke-2) dan beranggotakan KH. Syafi’i Atsmari (menantu), KH. Syamsul Ma'arif (menantu), dan KH. Muhyiddin untuk melanjutkan kepemimpinan pesantren dengan dibantu MPP (Majlis Pembimbing Pesantren) yang beranggotakan para alumni yang tinggal di sekitar pesantren.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
Pada usia 10 tahun, KH. Muhamad memulai pendidikan beliau dengan mengaji kepada Kyai Samud, seorang alim di lingkungan desa beliau sendiri. Selanjutnya pada saat menginjak usia remaja, dalam benak KH. Muhamad timbul keinginan untuk melanjutkan belajar keluar daerah dengan tujuan untuk memperkaya ilmu keagamaan keinginan mulia itu pun disampaikan kepada sang guru beliau.

Setelah mendis

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+