Imam Abu Ibrahim Ismail bin Yahya Al Muzani tabiin ulama ahli fiqih ahli tafsir islam muslim
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Laduni.ID Jakarta – Nama lengkap Abu Ibrahin Ismail bin Yahya bin Ismail bin Amru bin Ishaq al-Muzani al-Mishri. Dia salah satu ulama mazhab Syafi’i yang sangat gigih pemebela mazhabnya. Oleh karena itu dia sering disebut sebagai nashir al-Mazhab (penolong mazhab).
Contents
- 1 Riwayat Hidup
- 2 Pendidikan dan Sanad Keilmuan
- 3 Penerus
- 4 Teladan
- 5 Al-Muzani Senang Memandikan Jenazah
- 6 Karya
- 7 Chart Silsilah Sanad
Riwayat Hidup
Lahir
Lahir pada tahun 175 H. Selama dia hidup, dia menyaksikan kepemimpinan sebelas khalifah dinasti Abbasiyyah, di antaranya Harun ar-Rasyid (193 H), Muhammad al-Amin (198 H), al-Ma’mun (218 H), al-Mu’tashim (227 H), al-Watsiq (232 H) dan al-Mutawakkil (247 H). Beliau menuntut ilmu kepada Al Imam Asy syafi’i sejak masuknya Al imam ke mesir di akhir tahun 199 H. Al Imam Al Muzani merupakan salah satu murid spesial, seorang yang sangat faqih, kuat dalam berhujjah terutama ketika berdebat dan membela madzhab gurunya. Seorang yang sangat zuhud, wara’ dan banyak beribadah.
Al hafidz Ibnu Abdil Barr berkata tentang Al Imam Al Muzani: “ Adalah beliau (Al Muzani) termasuk murid Asy syafi’i yang paling alim, dalam pemahamannya lagi cerdas. Kitab-kitab dan mukhtashor (ringkasan fiqh asy syafi’i) nya tersebar ke seluruh penjuru dunia, timur dan barat. Seorang yang sangat bertaqwa, wara’, dan zuhud.”
Baca Juga: Biografi Imam Syafi'i
Wafat
Wafat pada tahun 264 H di umur delapan puluh sembilan tahun.
Pendidikan dan Sanad Keilmuan
Al-Muzani belajar langsung kepada Imam Syafi’i dan meriwayatkan hadis darinya. Suatu ketika Imam Syafi’i mengarahkan al-Muzani untuk menekuni ilmu fikih. Imam Syafi’i berkata, “Apa tidak sebaiknya kamu mempelajari ilmu yang jika kamu benar menadapat pahala, dan jika salah (dalam berijtihan), kamu tidak berdosa?” Al-Muzani bertanya, “Ilmu apa itu?” Imam Syafi’i menjawab, “Ilmu Fikih.” Sejak saat itu, al-Muzani belajar fikih secara intensif kepada Imam Syafi’i. Selain kepada Imam Syafi’i, dia juga belajar kepada ulama lain. Berikut ini adalah daftar guru-guru al-Muzani:
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

