Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Imam Abu Ibrahim Ismail bin Yahya Al Muzani
✓ Terverifikasi Tim Riset

Imam Abu Ibrahim Ismail bin Yahya Al Muzani

0791 – 0878 M · 11.391 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Imam Abu Ibrahim Ismail bin Yahya Al Muzani tabiin ulama ahli fiqih ahli tafsir islam muslim

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Laduni.ID Jakarta – Nama lengkap Abu Ibrahin Ismail bin Yahya bin Ismail bin Amru bin Ishaq al-Muzani al-Mishri. Dia salah satu ulama mazhab Syafi’i yang sangat gigih pemebela mazhabnya. Oleh karena itu dia sering disebut sebagai nashir al-Mazhab (penolong mazhab).

Contents

Riwayat Hidup

Lahir

Lahir pada tahun 175 H. Selama dia hidup, dia menyaksikan kepemimpinan sebelas khalifah dinasti Abbasiyyah, di antaranya Harun ar-Rasyid (193 H), Muhammad al-Amin (198 H), al-Ma’mun (218 H), al-Mu’tashim (227 H), al-Watsiq (232 H) dan al-Mutawakkil (247 H).  Beliau menuntut ilmu kepada Al Imam Asy syafi’i sejak masuknya Al imam ke mesir di akhir tahun 199 H. Al Imam Al Muzani merupakan salah satu murid spesial, seorang yang sangat faqih, kuat dalam berhujjah terutama ketika berdebat dan membela madzhab gurunya. Seorang yang sangat zuhud, wara’ dan banyak beribadah.

Al hafidz Ibnu Abdil Barr berkata tentang Al Imam Al Muzani: “ Adalah beliau (Al Muzani) termasuk murid Asy syafi’i yang paling alim, dalam pemahamannya lagi cerdas. Kitab-kitab dan mukhtashor (ringkasan fiqh asy syafi’i) nya tersebar ke seluruh penjuru dunia, timur dan barat. Seorang yang sangat bertaqwa, wara’, dan zuhud.”

Baca Juga:   Biografi Imam Syafi'i

Wafat

Wafat pada tahun 264 H di umur delapan puluh sembilan tahun.

Pendidikan dan Sanad Keilmuan

Al-Muzani belajar langsung kepada Imam Syafi’i dan meriwayatkan hadis darinya. Suatu ketika Imam Syafi’i mengarahkan al-Muzani untuk menekuni ilmu fikih. Imam Syafi’i berkata, “Apa tidak sebaiknya kamu mempelajari ilmu yang jika kamu benar menadapat pahala, dan jika salah (dalam berijtihan), kamu tidak berdosa?” Al-Muzani bertanya, “Ilmu apa itu?” Imam Syafi’i menjawab, “Ilmu Fikih.” Sejak saat itu, al-Muzani belajar fikih secara intensif kepada Imam Syafi’i. Selain kepada Imam Syafi’i, dia juga belajar kepada ulama lain. Berikut ini adalah daftar guru-guru al-Muzani:

  1. Imam Syafi’i
  2. Imam Al Hasan bin Muhammad As Shabah Azza'Farani 
  3.  Imam Bukhari 

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+