Habib Syekh bin Salim Al-Aththas beliau adalh seorang ulama berasal dari Yaman dan mensi'arkan agama islam di wilayah Sukabumi Jawa Barat, khususnya di pesantren Masthuro
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru-guru Beliau
3 Penerus Beliau
3.1 Murid-murid Beliau
4 Karier
4.1 Karier Beliau
5 Metode Dakwah yang Unik
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Habib Syekh bin Salim Al-Aththas lahir di Huraidhah, Hadramaut, Yaman, pada hari jum'at bulan Safar, 1311 H, tumbuh dewasa dalam lingkungan keluarga Ba 'Alawi yang sangat religius.
1.2 Wafat
Habib Syekh bin Salim Al-Aththas wafat pada hari sabtu, 25 Rajab 1398 H / 1 Juli 1978 M, dalam usia 86 tahun, dikebumikan di Masjid Jami' Tipar, Sukabumi. Tokoh dan Ulama yang melakukan Takziah ( melayat ). Antara lain : Habib Abdullah bin Husein Asy-Syami Al-Aththas dan Habib Hasan bin Abdullah Asy-Syatiry-yang bertindak sebagai Imam dalam shalat jenazah.
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Masa pendidikannya dimulai dari ayahandanya sendiri, habib salim bin Umar bin Syekh Al-Aththas ( wafat 1956 ). Sewaktu menginjak usia tujuh tahun, beliau berguru kepada Habib Abdullah bin Alwi Al-Aththas, ulama yang lahir di Cirebon, kemudian menetap di huraidhah, dan mendirikan Masjid Ba 'Alawi, beberapa waktu setelah kembali dari Haidrabad, India.
Habib Syekh bin Salim Al-Aththas berguru kepada Habib Abdullah bin Alwi Al-Aththas sepanjang siang dan malam, kecuali pada hari Jum'at di masjid Ba 'Alawi. Di masjid itu pulalah beliau tinggal. Beliau juga memperoleh bimbingan dalam berbagai hal, terutama hal-hal yang berkaitan dengan kemuliaan pribadi. Beliau juga mempelajari beberapa ilmu Qiraat, seni membaca Al-Qur'an, di bawah bimbingan Syekh Sa'id bin Sabbah, yang sangat piawai dalam Qira'at Al-Qur'an. Pada usia 12 tahun beliau telah hafal Al-Qur'an secara sempurna.
Ada kisah menarik tentang kepiawaiannya membaca Al-Qur'an, sebagaimana pernah beliau tunjukkan dalam suatu perayaan khatam Al-Qur'an yang dihadiri berbagai tokoh Alawiyin an para ulama besar. Di antara mereka terdapat Al-'Allamah Al-'Arifbillah Ahmad bin Hasan Al-Aththas, ulama yang menguasai 10 jenis qira'at, yang kemudian menjadi guru utamanya.
Sebagai orang yang haus ilmu, beliau berguru kepada beberapa ulama di berbagai tempat. Hampir semua cabang pengetahuan agama dipelajarinya dengan tekun. Beliau banyak menimba berbagai ilmu ushul dan furu' ( pokok-pokok dan cabang pengetahuan islam ) kepada Habib Ahmad bin Hasan Al-Aththas. Selain itu, beliau juga menuntut berbagai cabang ilmu pengetahuan agama di Mekkah dibawah bimbingan Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, seorang Mufti Mazhab Syafi'I.
Bukan hanya belajar, Habib Syekh bin Salim juga gemar berd
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

