Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Habib Abdurrahman bin Ahmad As-Segaf Bukit Duri, Tebet
✓ Terverifikasi Tim Riset

Habib Abdurrahman bin Ahmad As-Segaf Bukit Duri, Tebet

wafat 2007 M · 17.745 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Habib Abdurrahman As-Sagaf adalah figur yang tidak hanya dikenal karena ilmu agamanya, tetapi juga karena sifat-sifat luhur dan akhlak mulianya. Beliau menjadi contoh nyata dari kesempurnaan budi pekerti, kelembutan perilaku, dan ketakwaannya yang memikat hati siapa pun yang berinteraksi dengannya.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.    Karya-Karya
5.    Teladan
6.    Chart Silsilah Sanad
7.    Referensi

1. Riwayat Hidup

1.1 Lahir
Habib Abdurrahman bin Ahmad bin Abdul Qadir As-Segaf atau yang dikenal dengan Habib Abdurrahman As-Segaf lahir di Cimanggu, Bogor. Kehidupan beliau sebagai seorang yatim dimulai sejak masa kecil. Ketika beliau masih kecil, ayahandanya meninggal dunia, meninggalkannya dalam keadaan lemah dan miskin.

Masa kanak-kanaknya diwarnai dengan kesulitan ekonomi yang mengharuskan beliau merasakan kekurangan dalam hal sandal atau sepatu, terlebih lagi saat merayakan hari raya. Beliau pernah menyatakan, "mungkin dari semua anak yatim, saya adalah yang paling miskin. Ketika anak-anak lain mengenakan sandal atau sepatu di hari raya, saya bahkan tidak memiliki sandal, apalagi sepatu."

1.2 Wafat
Habib Abdurrahman As-Segaf wafat pada hari Senin 7 Rabiul Awal 1428 H atau 26 Maret 2007 M.

3.Sanad Ilmu dan Pendidikan

3.1 Pendidikan
Meskipun dihadapkan dengan keterbatasan dan kesulitan ekonomi, Habib Abdurrahman As-Segaf tidak pernah menyerah dalam mengejar ilmu agama. Beliau memutuskan untuk menuntut ilmu di Jamiat Al-Khair, Jakarta, sebagai langkah awal dalam perjalanan pendidikannya. Dari sana, beliau melanjutkan studi dan berguru kepada beberapa tokoh agama terkemuka, termasuk Habib Abdullah bin Muhsin Al-Attas, yang dikenal sebagai Habib Empang Bogor. Keputusan beliau untuk mengejar ilmu di tengah keterbatasan merupakan bukti keteguhan dan kegigihan dalam meniti jalan ilmu agama.

Kisah ini menggambarkan betapa besar semangat dan keinginan Habib Abdurrahman As-Segaf untuk menuntut ilmu agama. Meskipun dihadapkan dengan jarak yang jauh dan kondisi jalan yang sulit, beliau tetap tekun dan rela berjalan kaki demi menghadiri pengajaran dari Habib Empang. Setiap langkahnya di atas jalan yang berbatu menjadi bukti ketekunan dan kegigihan beliau dalam mengejar ilmu, tanpa memperdulikan segala kesulitan yang mungkin terjadi di perjalanan. Ini adalah contoh nyata dari dedikasi yang kuat terhadap pendidikan agama yang menjadi landasan utama dalam perjalanan kehidupan beliau.

Selain Habib Empang Bogor, Habib Abdurrahman As-Segaf juga menempuh perjalanan intelektualnya dengan menjadi murid bagi sejumlah ulama terkemuka. Salah satunya adalah Habib Alwi bin Thahir Al-Haddad, yang merupakan mantan Mufti Johor, yang memberikan wawasan dan pemahaman mendalam tentang ajaran Islam.

Beliau juga belajar dari Habib Ali bin Muhammad bin Thahir Al-Haddad, yang memiliki warisan keilmuan yang kaya dari leluhurnya. Tak hanya itu, Habib Abdurrahman As-Segaf juga mendapatkan ilmu dari

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+