KH. Muhibbin Muhsin AH beliau adalah ulama dari Demak, beliau adalah seorang al hafidz dan pengasuh pesantren Al Badriyyah Mranggen Demak.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-guru Beliau
2.3 Mendirikan dan Mengasuh Pesantren
3 Penerus Beliau
3.1 Anak-anak Beliau
3.2 Murid-murid Beliau
4 Karier
4.1 karier Beliau
5 Metode Dakwah Beliau
5.1 Metode Konseling
5.2 Metode Personal
5.3 Metode Ceramah
5.4 Metode Keteladanan
5.5 Metode Tanya Jawab
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Muhibin Muhsin lahir 15 Maret 1949 di Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. KH. Muhibin Muhsin adalah
putra pertama dari empat bersaudara dari pasangan H. Muhsin & Ibu Hj. Rohmah yang merupakan warga asli Mranggen. H. Muhsinpada masanya dikenal sebagai pedagang tembakau yang sukses. Karena pada masa itu tembakau menjadi komoditas perdagangan yang cukup bernilai tinggi.
1.2 Riwayat Keluarga
KH. Muhibin Muhsin, AH menikah dengan Umi Hj Nadhiroh, AHH yang berasal dari Desa Mrisi Tanggungharjo Grobogan, Putri dari bapak H. Ma’shum dan Hj. Muniroh. Dari pernikahannya dengan Umi Hj. Nadhiroh, AHH. KH. Muhibbin Muhsin, AH dikaruniai 6 orang anak, yaitu: Sa’idatul Wafiyah, Muhammad Hammam, Zahrun Muniroh, Tuhfatul Mardhiyah, Saniatul Lathoif dan Lublubatus Sakdiyah
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Muhibin Muhsin, AH memulai pendidikannya dari tingkat dasar pada Sekolah Rakyat (SR) atau setingkat SD pada tahun 1955. Karena sistem pendidikan pada masa itu belum terbentuk dengan baik, maka proses belajar di SR ini hanya dijalani kurang dari enam tahun oleh KH. Muhibbin Muhsin, AH kecil karena belum ada aturan yang mengharuskan anak yang bersekolah di SR untuk menyelasaikan pendidikanya selama 6 tahun.
Kemudian atas kecintaan pada ilmu agama dan pengaruh lingkungan sekitar di mana Mranggen merupakan sebuah wilayah yang cukup religius pada masa itu, KH. Muhibbin Muhsin, AH ingin memperdalam ilmu agamanya. Oleh sang ayah, KH. Muhibbin Muhsin, AH dikirim ke Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Jragung Karangawen Demak. Setelah mengkhatamkan al-Qur’an bil Ghoib, kemudian meneruskan di Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus di bawah Asuhan Al Allamah KH. Arwani Amin. Setelah dirasa mempunyai fondasi kuat dalam ilmu al-Qur’an, beliau melanjutkan belajar ilmu agama di
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

