Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis Nabi Muhammad SAW, ia meriwayatkan hadis sebanyak 5.374 hadis.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi Biografi Sahabat Abu Hurairah RA
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Nasab
1.3 Wafat
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
2.2 Hafalan yang Kuat
3. Karier
3.1 Pegawai di Bahrain
5. Referensi
Abu Hurairah adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis Nabi Muhammad SAW, ia meriwayatkan hadis sebanyak 5.374 hadis.
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Abu Hurairah lahir diperkirakan lahir 19 tahun sebelum hijriyah.
1.2 Wafat
Abu Hurairah wafat pada usia ke 78 tahun pada 57 hijriyah. Beliau dimakamkan di pemakaman Baqi’
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
Abu Hurairah memeluk Islam pada tahun 7 H, tahun terjadinya perang Khibar, Rasulullah sendirilah yang memberi julukan “Abu Hurairah”, ketika beliau sedang melihatnya membawa seekor kucing kecil. Julukan dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam itu semata karena kecintaan beliau kepadanya.
2.2 Hafalan yang Kuat
Abu Hurairah menyadari dirinya adalah orang yang masuk islam belakangan, maka ia bertekad untuk mengejar ketertinggalan, dengan cara mengikuti Rasulullah SAW terus menerus dan majelisnya. Kemudian dirinya merasakan menyadari bakat daya ingat yang luas dan kuat yang diberikan oleh Allah SWT melalui doa Rasulullah SAW.
Allah SWT mengabulkan doa Rasulullah SAW agar Abu Hurairah dianugrahi hapalan yang kuat. Dan dia pun memang dari kalangan sahabat yang hafalannya paling banyak.
Beliau menyiapkan dirinya dan kemudian menggunakan bakat dan kemampuan karunia Allah, itu untuk memikul tanggung jawab dan memelihara peninggalan yang sangat penting dan mewariskannya kepada generasi seterusnya.
3. Karier
3.1 Pegawai di Bahrain
Pada masa Umar bin Khatthab menjadi Khalifah, Abu Hurairah menjadi pegawai di Bahrain, karena banyak meriwayatkan hadis, Umar bin Khatthab pernah menentangnya dan ketika Abu Hurairah meriwayatkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam : “Barangsiapa berdusta mengatasnamakanku dengan sengaja, hendaklah ia menyediakan pantatnya untuk dijilat api neraka”. Kalau begitu kata Umar, engkau boleh pergi dan menceritakan hadis
4. Meriwayatkan Hadis
Syu’bah bin al-Hajjaj memperhatikan bahwa Abu Hurairah meriwayatkan dari Ka’ab al-Akhbar dan meriwayatkan pula dari Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, tetapi ia tidak membedakan antara dua riwayatnya tersebut. Syu’bah pun menuduhnya melakukan tadlis, tetapi Bisyr bin Sa’id menolak ucapan Syu’bah tentang Abu Hurairah. Dan dengan tegas be
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

