Muhammad bin Sirin al-Anshari adalah seorang ahli fiqh yang zuhud dan tekun beribadah, ayahnya bekas sahaya Anas bin Malik yang membelinya dari Khalid bin al-Walid yang menawannya di Ain at-Tamr di gurun pasir Irak dekat al-Anbar
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi Biografi Muhammad bin Sirrin Al-Anshari
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1. Wafat
2. Pendidikan
2.1 Masa Menuntut Ilmu
2.2 Guru
4. Teladan
4.1 Ahli Fiqh dan Zuhud
5. Untaian Kata Ulama kepada Muhammad bin Sirrin
6. Chart Silsilah
6.1 Chart Silsilah Sanad
7. Referensi
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Muhammad bin Sirrin lahir pada dua tahun menjelang masa pemerintahan Utsman bin Affan RA.
1.2 Wafat
Muhammad bin Sirrin wafat pada tahun 110 hijriyah.
2. Pendidikan
2.1 Masa Menuntut Ilmu
Dalam perjalannya Muhammad bin Sirin menuntut ilmu, ia sempat bertemu dengan 30 orang sahabat, tetapi tidak pernah melihat abu Bakar dan Abu Dzarr al-Ghifari. Ia juga tidak mendengar langsung hadis dari Ibnu Abbas atau Abu Darda’ atau Imran bin Hushain, atau sayyidah Aisyah. Namun ia meriwayatkan dari beberapa hadis musnad dari Zaid bin Tsabit, Anas bin Malik, Abu Hurairah, Hudzaifah bin al-Yaman dan beberapa lainnya.
2.2 Guru
- Zaid bin Tsabit,
- Anas bin Malik,
- Abu Hurairah,
- Hudzaifah bin al-Yaman dan beberapa lainnya
3. Penerus
3.1 Murid
Diantara orang yang meriwayatkan dari Ibnu Sirin adalah:
- Asy-Sya’bi,
- Al-Auza’i,
- Ashim al-Ahwal,
- Malik bin Dinar dan
- Khalid al-Hadzdza.
4. Teladan
4.1  
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

