Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Mohammad Hasan Genggong
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Mohammad Hasan Genggong

1843 – 1955 M · 14.986 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Mohammad Hasan Genggong adalah ulama kharismatik selain sebagai pengasuh pesantren, beliau adalah Rais Syuriah NU di Kraksaan dan Mursid Thariqah Naqsyabandiyah Ali Ba 'Alawiyah.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga
1.3       Wafat

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Sahabat di Waktu Menuntut Ilmu di Mekkah
2.3       Guru-guru Beliau
2.4       Mengasuh Pesantren

3          Penerus Beliau
3.1       Anak-anak Beliau
3.2       Murid-murid Beliau

4          Organisasi, Karier, dan Karya
4.1       Riwayat Organisasi
4.2       Karier Beliau
4.3       Karya Beliau

5          Mursid Thariqah Naqsyabandiyah Ali Ba 'Alawiyah

6          Charti lsilah 
6.1       Chart iSlsilah Sanad

7         Referensi

 

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir

Beliau dilahirkan di Desa Sentong Kecamatan Krejengan Probolinggo pada tanggal 23 agustus  27 Rajab 1259 H / 1843 M.
Terlahir dari pasangan suami-istri  bernama Ny Khadijah (Nyai Miri) dan Kiai Syamsudddin (Kiai Miri).

1.2  Riwayat Keluarga
KH. Moh. Hasan dalam rekam jejak pernikahannya sejauh ini hingga menjelang wafatnya melakukan pernikahan sebanyak 7 kali. Dengan penjabaran dua istri dengan status meninggal, dua istri bercerai karena faktor tidak harmonisnya perjalanan rumah tangga, dan tiga istri menetap. Faktanya, KH. Moh. Hasan dalam berpoligami tidak lebih dari batas aturan empat istri yang telah disyaratkan oleh ajaran Islam dengan dibuktikan catatan kronologis pernikahan yang telah penulis paparkan.

Pernikahannya dengan nyai Ruwaidah yang tak lain putri dari kiai Zainal Abidin inilah yang menjadikan status beliau menantu dari pendiri Pondok Pesantren Zainul Hasan sekaligus penerus pendiri Pondok Pesantren Zainul Hasan tersebut. Dari pernikahanya bersama nyai Ruwaidah melahirkan putra yang diberi nama Nahrowi.

1.3  Wafat
Pada tanggal 10 Syawal 1374 H./10 Juni 1955 M. Beliau terserang penyakit dan semakin memperparah keadaan. Tepat pada pukul 20.30 WIB tanggal 11 Syawal 1374 H./11 Juni 1955 M. Beliau menghembuskan nafas terakhirnya dan dikebumikan di makam keluarga Pesantren Zainul Hasan Genggong Pajarakan Probolinggo.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu
Pendidikan pertama beliau peroleh dari keluarganya sendiri. Sedari kecil beliau dididik langsung tentang ilmu dasar agama seperti membaca Al-Quran, nahwu, shorof dan taqrib oleh kedua orang tuanya. KH. Mohammad Hasan pada usia 14 tahun mulai mengembara menuntut ilmu di beberapa pesantren di antaranya:
1. Pondok P

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+