Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sahabat Thalhah bin Ubaidillah RA
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sahabat Thalhah bin Ubaidillah RA

wafat 0656 M · 6.465 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Thalhah bin Ubaidillah RA adalah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang berasal dari suku Quraisy. Thalhah merupakan di antara dari delapan orang yang pertama masuk islam.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi Biografi Sahabat Thalhah bin Ubaidillah RA

1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Keluarga
1.3 Wafat

2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
2.2 Pengorbanan Thalhah kepada Rasulullah SAW

3. Chart Silsilah
3.1 Chart Silsilah Sanad

6. Referensi

Thalhah bin Ubaidillah RA adalah seorang sahabat Nabi Muhammad SAW yang berasal dari suku Quraisy. Thalhah merupakan di antara dari delapan orang yang pertama masuk islam.

1. Riwayat Hidup

1.1 lahir

Tidak diketahui secara pasti tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Thalhah bin Ubaidillah RA karena minimnya sumber informasi.

1.2 Keluarga

Thalhah menikah dengan Su'da binti Auf. Thalhah dikaruniai 14 orang putera dan puteri, yaitu: Muhammad As Sajjad, Imran, Isa, Ismail, Ishak, yaakub, Musa, Zkaria, Yusuf, Yahya, Aisyah (Istri Mush'ab bin Zubair bin Awwam), Ummu Ishak (Istri Hasan bin Ali), Sha'bah, Maryam.

1.3 Wafat

Thalhah bin Ubaidillah RA wafat pada 36 hijriyah atau sekitar tahun 656 masehi.

2. Kisah-kisah

2.1 Memeluk Islam

Pada suatu ketika Thalhah bin Ubaidillah dan rombongan pergi ke Syam. Di Bushra, Thalhah bin Ubaidillah mengalami peristiwa menarik yang mengubah garis hidupnya.

Tiba-tiba seorang pendeta berteriak-teriak,"Wahai para pedagang, adakah di antara tuan-tuan yang berasal dari kota Makkah?." "Ya, aku penduduk Makkah," sahut Thalhah"Sudah munculkah orang di antara kalian orang bernama Ahmad?" tanyanya. "Ahmad yang mana?" "Ahmad bin Abdullah bin Abdul Muthalib. Bulan ini pasti muncul sebagai Nabi penutup para Nabi. Kelak ia akan hijrah dari negerimu ke negeri berbatu-batu hitam yang banyak pohon kurmanya. Ia akan pindah ke negeri yang subur makmur, memancarkan air dan garam. Sebaiknya engkau segera menemuinya wahai anak muda," sambung pendeta itu.

Ucapan pendeta itu begitu membekas di hati Thalhah bin Ubaidillah, hingga tanpa menghiraukan kafilah dagang di pasar ia langsung pulang ke Makkah. Setibanya di Makkah, ia langsung bertanya kepada keluarganya,"Ada peristiwa apa sepeninggalku?" &quo

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+