Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Nawawi Abdul Aziz, Pendiri Pesantren An-Nur Bantul
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Nawawi Abdul Aziz, Pendiri Pesantren An-Nur Bantul

1925 – 2014 M · 29.702 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Nawawi Abdul Aziz lahir pada 17 Juli 1925 M bertepatan dengan tanggal 25 Dzulhijjah 1343 H, di Desa Tulusrejo Grabag Kutoarjo Purworejo, Jawa Tengah. Beliau merupakan putra dari KH. Abdul Aziz.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Mengembara Menuntut Ilmu

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mengajar di Pondok Krapyak
3.2  Mendirikan Pesantren An-Nur Bantul

4.   Chart Silsilah
5.   Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1. Lahir

KH. Nawawi Abdul Aziz lahir pada tanggal 17 Juli 1925 M bertepatan dengan tanggal 25 Dzulhijjah 1343 H, di Desa Tulusrejo Grabag Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah, beliau merupakan putra dari KH. Abdul Aziz.

1.2. Riwayat Keluarga
KH. Nawawi Abdul Aziz menikah dengan Ny. Hj. Walidah Moenawwir. Buah dari pernikahan tersebut, beliau dikaruniai 11 orang anak.

Berikut ini adalah putra-putri KH. Nawawi Abdul Aziz: KH. 'Ashim Nawawi, KH. Yasin Nawawi, Ny. Hj. Istiqomah Nawawi, KH. Mu'thi Nawawi, Ny. Hj. Barokah Nawawi, Ny. Hj. Binti Nawawi, Ny. Hj. Umi Azizah Nawawi, KH. Muslim Nawawi, Ny. Hj. Wardah Nawawi, Ny. Hj. Ulfa Nawawi, dan Ny. Hj. Zakiyah Nawawi.

1.3. Wafat
KH. Nawawi Abdul Aziz wafat pada hari Rabu 24 Desember 2014, sekitar pukul 19.45 WIB di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, setelah sebelumnya terbaring sakit.

Ribuan pelayat tak henti-hentinya berdatangan ke Pondok Pesantren An Nur turut berbela sungkawa atas wafatnya Kyai sepuh tersebut. Ribuan orang turut mengantarkan jenazah KH. Nawawi Abdul Aziz, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga Pengasuh Pondok Pesantren An Nur Ngrukem, Pendowoharjo, Sewon, Bantul ke pemakaman.

Menurut pihak keluarga yang diwakili KH. Khudlori Abdul Aziz, almarhum sebelumnya dirawat hampir sepekan di RS Dr Sarjito. Dan beberapa hari sebelumnya, almarhum telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati, Bantul.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1. Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Nawawi Abdul Aziz memulai pendidikannya sejak berumur tujuh tahun. Pagi hari belajar di Sekolah Dasar (SR) dan sorenya mengikuti Madrasah Diniyah Al-Islam Jono. Sedangkan pada malam hari, beliau mengaji Al-Qur’an kepada sang Ayah dan juga beberapa disiplin ilmu, seperti Ilmu Fiqih dan Ushuluddin.

Setelah beliau berumur 13 tahun, KH. Nawawi meneruskan pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren Lirap Kebumen Jawa Tengah yang diasuh oleh KH. Anshori selama 4 tahun. Kemudian setelah dirasa cukup, beliau ditarik oleh orang tuanya untuk diantar bersama kakaknya ke Pondok Pesantren Tugung Banyuwangi di bawah asuhan KH. Abbas yang pada saat itu Indonesia masih dijajah oleh Jepang.

Setelah beberapa tahun menimba ilmu di sana, seperti pemuda yang lainnya, beliau merasa ingin sekali pulang ke kampung halaman sekedar melepaskan rasa rindu kepada keluarga. Akhirnya, dua bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan, beliau pulang k

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+