Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Ahmad Badawi (Mbah Badawi Kaliwungu)
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Ahmad Badawi (Mbah Badawi Kaliwungu)

lahir 1887 M · 199.255 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Setelah beliau wafat pada tahun 1977 M KH. Muslih Mranggen Demak pernah cerita di depan para santrinya bahwa KH. Ahmad Badawi bin KH. Abdurrasyid itu bukan orang biasa, beliau adalah ulama bashar dan seorang waliyullah. Wallahu A’lamu bi Muradih.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Profil KH. Ahmad Badawi (Mbah Badawi Kaliwungu)

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Pendidikan
  4. Guru-Guru
  5. Murid
  6. Karomah
  7. Chart Silsilah Sanad
  8. Referensi

1. Kelahiran

Beliau lahir pada tahun 1887

2. Wafat

Kh. Ahmad Badawi wafat pada tahun 1977. Setelah beliau wafat para pekerja wanita malam dan perjudian berhenti total, dan hal tersebut sudah terasa tidak lama setelah KH. Ahmad Badawi wafat.

3. Pendidikan

KH. Ahmad Badawi adalah putra seorang saudagar kaya sekaligus seorang kyai di kota Kaliwungu, Kendal yang bernama KH. Abdurrasyid. Pada masa itu, KH. Abdurrasyid merupakan pedagang yang paling sukses, bahkan barang-barang dagangannya biasa diekspor ke negara-negara Timur Tengah. Sehingga tidaklah mengherankan jika sebagian putra-putranya dipondokkan di Kota Mekah. Diantara putra-putranya yang dipondokkan di kota Mekah adalah KH. Ahmad Badawi, KH. Utsman, dan lain-lain. Ahmad Badawi menuntut ilmu di kota Mekah selama puluhan tahun. Di samping mempelajari ilmu-ilmu syari’ah, beliau juga menghafal Al-Qur’an dan Qira’ah Sab’ah.

Setelah puluhan tahun menuntut ilmu di kota Mekah, akhirnya beliau kembali ke tanah kelahirannya yaitu Kaliwungu. Namun, setiba dari kota Mekah beliau tidak lantas mengajar dan mendirikan pondok, tetapi beliau terlebih dahulu tabarrukan di Pondok Pesantren al-Munawwir Krapyak Yogyakarta asuhan KH. Muhammad Munawwir.

4. Guru-Guru

Diantara guru-guru beliau di kota Mekah adalah Syekh Ahmad Ibadi al-Misri dan Syekh Abdullah bin Ibrahim al-Misri.

5. Murid

Setelah beberapa tahun di Ponpes Krapyak, baru beliau kembali ke Kaliwungu dan mengajarkan Al-Qur’an kepada para santri serta mendirikan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an “Miftahul Falah”. Di samping mengajar para santri, beliau juga bekerja sebagai kusir “andong” atau “delman”. Namun, walaupun beliau bekerja sebagai kusir tetapi beliau tetap disiplin dan istiqomah mengajar santri-santrinya. Sehingga banyak santri-santri beliau yang menjadi ulama besar. Diantara santri beliau yang menjadi ulama atau tokoh masyarakat adalah:

  1. KH. Asror Ridwan, Kaliwungu, Kendal (Pendiri PPTQ Al-Asror dan Majelis Ta’limul Qur’an Kauman Kaliwungu)
  2. KH. Abu Bakar Shofwan, Gedongan, Cirebon (Pendiri Pesantren Tahfidz Gedongan Cirebon)
  3. KH. Yusuf Junaedi, Ciomas, Bogor (Pendiri Pesantren Ilmu Al-Qur’an Bogor)
  4. KH. Ahmad Sakho Muhammad, Jakarta (Pentashih Mushaf Depag RI.)
  5. KH. Mahfudz Sarbini, Kaliwungu, Kendal (Imam Masjid Al-Muttaqien Kaliwungu)

Dan masih banyak lagi santri-santri beliau yang menjadi ulama besar maupun tokoh masyarakat di daerahnya masing-masing.

6. Karomah

Dahulu sebelum Masjid Besar al-Muttaqien Kaliwungu mengalami pemugaran sebagaimana yang nampak seperti sekarang ini, di depan Masjid al-Muttaqien tersebut terdapat suatu pasar, pasar sore namanya. Pasar sore ini bukan sekadar seperti nama sekarang ini, tetapi memang betul-betul merupakan pasar dengan segala atributnya. Dinamakan pasar sore, karena keramaiannya pasar sore tersebut dimulai pada sore hari. Meski sekarang wujud pasarnya tidak ada dan sekarang berubah menjadi tempat parkir milik Masjid Besar al-Muttaqien Kali

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+