KH. Muhammad Khozin adalah pengasuh pesantren yang membina dengan penuh mujahadah dan ketekunan. Setidak-tidaknya, dengan ilmunya, kesederhanaannya dan budi pekertinya yang luhur serta kewibawaannya, beliau mampu menempatkan Pondok Pesantren Langitan tetap dalam perkembangan yang sangat baik.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru-guru
3. Penerus
3.1 Anak-anak
3.2 Murid-murid
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
5. Keteladanan
6. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Syekh KH. Muhammad Khozin dilahirkan pada tahun + 1870 M. Ayahnya bernama KH. Syihabuddin, seorang ulama pengasuh Pondok Pesantren Rohmatul Huda, yang terletak di Desa Rengel Tuban.
1.2 Riwayat Keluarga
Dari dua pernikahannya dengan Nyai Shofiyah putri KH.Ahmad Sholeh Pengasuh Pondok Pesantren Langitan dan Nyai Maryam (Nyai Khozin II) putri Nyai Nur Puling dan cucu Kyai Muhtar, seorang pengasuh Pondok Pesantren Cepoko yang terkenal di daerah Nganjuk.
1.3 Wafat
Pondok Pesantren Langitan selama kurang lebih 20 tahun Syekh KH. Muhammad Khozin mengasuh lembaga pendidikan ini. Beliau wafat pada tahun 1340 H/1921 M dan dimakamkan di kompleks pesarean keluarga di Pemakaman Umum Desa Mandungan Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.
2. Sanad dan Pendidikan
Pendidikannya, dimulai dari sejak kecil, dengan belajar membaca al-Qur’an dan pengetahuan agama Islam tingkat dasar, di pesantren tersebut, di bawah bimbingan ayahnya sendiri, KH. Syihabuddin
2.1 Guru-guru
- KH. Syihabuddin pengasuh Pondok Pesantren Rohmatul Huda Rengel Tuban.
- Syaikhona Kholil Bangkalan Pengasuh Pondok Pesantren Kademangan Bangkalan
- KH. Ahmad Sholeh Pengasuh Pondok Pesantren Langitan
3. Penerus KH. Muhammad Khozin
3.1 Anak-anak
- Nyai Djuwariyah dinikahkan dengan Syekh KH. Abdul Hadi Zahid dan selanjutnya menggantikan mertuanya, sebagai pengasuh Pondok Pesantren Langitan.
- Nyai Masruroh dinikahkan dengan KH. Djazuli dan selanjutnya mendirikan Pesantren Ploso di Kediri.
- Nyai Rabi’ah dinikahkan dengan KH. Zaini dan selanjutnya mendirikan Pesantren Sukomulyo di Lamongan. Dari KH. Zaini menurunkan Nyai Halimah, istri Syekh KH. Ahmad Marzuki Zahid, pengasuh Pondok Pesantren Langitan dewasa ini.
- Nyai Fátimah dinikahkan dengan KH. Basuni dan selanjutnya mendirikan Pesantren Miftahul Ulum di Pulosari, Blitar.
- Nyai Chadidjah dinikahkan dengan KH. Rafi’i dan selanjutny
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

