Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Abdullah Faqih, Pengasuh Pesantren Langitan Tuban
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Abdullah Faqih, Pengasuh Pesantren Langitan Tuban

1932 – 2012 M · 61.884 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Abdullah Faqih (lahir di Widang, Tuban, 2 Mei 1932 – meninggal di Widang, Tuban, 29 Februari 2012 pada umur 79 tahun) adalah seorang kiai atau Ulama yang berpengaruh serta pengasuh Pondok Pesantren Langitan.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi:

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh Pesantren

4.    Teladan
5.    Referensi

1. Riwayar Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Abdullah Faqih lahir pada 2 Mei 1932 M di Widang, Tuban. Beliau merupakan putra pertama dari tiga saudara, dari pasangan KH. Rofi'i dan Nyai Khadijah. Saudara-saudara beliau di antaranya Kyai Khozin dan Kyai Hamim.

Sejak KH. Abdullah Faqih berusia 7 tahun, beliau sudah ditinggal oleh ayahnya. Semenjak ayahandanya wafat, ibunya menikah dengan KH. Abdul Hadi Zahid (Pengasuh Pondok Pesantren Langitan generasi ke-4). Kemudian sejak itu juga, saudara-saudara beliau berada di bawah bimbingan KH. Abdul Hadi Zahid.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Abdullah Faqih menikah dengan Nyai Khunainah putri KH. Bisri. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai 12 orang anak.

1.3 Wafat
KH. Abdullah Faqih wafat pada 29 Februari 2012 di Widang, Tuban dalam usia 79 tahun.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Ketika masih anak-anak, beliau belajar langsung kepada ayahnya, KH. Abdul Hadi Zahid. Kemudian, beliau melanjutkan belajar di Pondok Pesantren Kauman, Lasem Rembang. Di Lasem beliau belajar kepada beberapa guru, di antaranya, KH. Baidhowi, KH. Ma'shum Lasem, KH. Fathurrahman, KH. Maftuhin, KH. Manshur, dan KH. Mashduqi Lasem.

Menurut KH. Zaim Ma'shum, Pengasuh Pesantren Kauman, Lasem, Rembang, saat masih menjadi santri, kepandaian Kyai Abdullah Faqih sudah terlihat menonjol di antara santri-santri lain. Karenanya, Mbah KH. Bisri Rembang, pembina Pesantren Al-Hidayat menunjuk Kyai Abdullah Faqih muda sebagai lurah pondok.

Setelah merampngkan belajarnya di Lasem, beliau melanjutkan menimba ilmu di Pondok Pesantren Bangilan yang diasuh oleh KH. Abu Fadhol. Selain dua tempat di atas juga pernah beliau menjadi santri di Pesantren Watucongol yang diasuh oleh KH. Dalhar.

Setelah selasai, Kyai Faqih melanjutkan pendidikannya di Kota Makkah. Di sana beliau belajar kepada Sayyid Alwi bin Abbas Al-Maliki, ayahnya Sa

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+