Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Afif Zubaidi, Pendiri Pesantren Darul Musyawaroh Jepara
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Afif Zubaidi, Pendiri Pesantren Darul Musyawaroh Jepara

1939 – 2009 M · 5.603 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH Muhammad Afif Zubaidi nama lengkapnya, perintis sekaligus Pengasuh Pesantren Darul Musyawaroh. Beliau lahir pada hari Rabu, 6 Juni 1939 M. di Dukuh Klumosari Desa Banjaragung, Bangsri Jepara. Merupakan putra tunggal dari pasangan KH. Zubaidi dan Nyai Hj. Rodhiyah.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2,1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mendirikan Pesantren

4.    Teladan
5.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Muhammad Afif Zubaidi nama lengkapnya, pendiri sekaligus pengasuh Pesantren Darul Musyawaroh. Beliau lahir pada hari Rabu 6 Juni 1939 M di Dukuh Klumosari, Desa Banjaragung, Bangsri Jepara. Merupakan putra tunggal dari pasangan KH. Zubaidi dengan Nyai Hj. Rodhiyah.

1.2 Riwayat Keluarga
Kyai Afif dinikahkan dengan seorang wanita asal Bangsri, Nyai Ni'matun binti Ja'far. Tidak lama setelah menikah, Kyai Afif mengajak istrinya untuk tabarrukan di Rembang, di pesantren asuhan KH. Ma'sum Ahmad Lasem. Tabbarukan adalah tradisi yang lazim bagi pesantren untuk mendapatkan keberkahan dari seorang ulama atau suatu tempat. Dari pernikahannya terlahir beberapa putra-putri. 

1.3 Wafat
Usia kehidupan manusia tidak ada yang tahu. Di tengah sakit yang relatif lama, KH. Afif masih sempat mengajar para santri. Ketika sakit yang dialami semakin parah, kegiatan pesantren diserahkan kepada anak-anaknya. Kaderisasi sudah dilakukan sebelumnya, sampai pada akhirnya Mbah KH. Afif wafat pada tanggal 20 Maret 2009 menjelang Maghrib.

Para pejabat, tokoh agama, santri dan alumni datang silih berganti untuk mendoakan Mbah KH. Afif seorang Kyai yang kharismatik. Namanya banyak dikenal luas oleh masyarakat berkat kealiman dan tirakatnya. Mbah KH. Afif meninggalkan delapan putra-putri dan sebuah pondok pesantren.

Setelah kepergiannya, pengelolaan pesantren diserahkan kepada putra-putrinya. Belakangan, di pesantren ini juga berkembang dengan didirikannya SMP dan SMK Darul Musyawaroh. Hal tersebut merupakan upaya yang dilakukan untuk terus menjadikan lembaga pendidikan peninggalan dari KH. Muhammad Afif Zubaidi tetap lestari. 

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
Tidak banyak orang mengira jika anak desa tersebut akan mengharumkan nama desanya. Ibaratnya, menyebutkan Dukuh Klumo tidak dapat dipisahkan dari nama KH. Afif. Masa kanak-kanaknya dihabiskan bersama keluarga dan teman-teman sebaya di lingkungannya. Tidak ada yang istimewa pada masa kecilnya.

2.1 Pendidikan
Mengawali pendidikannya, Kyai Afif muda belajar di bawah asuhan KH. Kholil Bangsri. Pada sekitar usia 11 tahun, tahun 1950 M beliau melanjutkan belajarnya di Sarang, Rembang. Di kota paling ujung timur Jawa Tengah ini Kyai Afif belajar di bawah asuhan KH. Ahmad Syuaib, KH. Zubair Dachlan, ayah KH. Maimoen Zubair, dan para guru yang lain di sana.

Selama kurang lebih sembilan tahun di Sarang, sekitar tahun 1959 M. Kyai Afif melanjutkan perjalanan intelektual ke 'Kota Apel', Malang, Jawa Timur. Beliau belajar di Pesantren Darul Hadis di bawah asuhan Habib Abdul Qadir bin Ahmad dan putranya Habib Abdullah bin Abdul Qadir. Keduanya merupakan ulama pakar hadis pada masanya. 

Berbekal dari pendidikan di Sarang dan Malang, mengantarkannya ke Kuningan, Cirebon, Jawa B

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+