Suraih Alharits bin Harits Alkindi tabiin ulama ahli fiqih ahli tafsir islam muslim qadi
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Laduni.ID Jakarta – Beliau Suraih Alharits bin Harits Alkindi, qadhi 5 khalifah. Ketika Umar menetapkan Suraih bin al-Harits sebagai qadhi, beliau bukanlah sosok yang asing di kalangan masyarakat Madinah. Beliau adalah orang yang memiliki kedudukan di antara para ahli ilmu, tokoh-tokoh terkemuka, para sahabat dan para tokoh tabi’in.
Beliau termasuk dalam bilangan ulama yang terhormat dan utama, diperhitungkan dalam tingkat kecerdasan, kebagusan perilaku, banyaknya pengalaman, dan kedalaman wawasannya.
Baca Juga: Biografi Al Qamah bin Qalis An Nakho'i
Contents
Riwayat Hidup
Lahir
Beliau dilahirkan pada 43 tahun sebelum Hijriyah di Yaman kota al-Kindi termasuk orang pertama yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, turut menyambut dakwah menuju hidayah dan kebenaran.
Keluarga
Istri beliau adalah Zainab binti Hadhir dari Bani Hanzhalah.
Wafat
Terjadi perselisihan diantara para ulama’ tentang wafatnya Syuraih bin Al-Harits. Wafat pada tahun 87 H, pada usia 100 tahun. Abu Nu’aim berpendapat bahwasanya beliau wafat pada tahun 76H. Sedangkan Ali bin Al-Madini berpendapat pada tahun 97 H, yang lain berpendapat pada tahun 99 H. Asy’ats bin Suwar mengatakan bahwa beliau wafat pada usia 120 tahun.
Baca Juga: Biografi Masruq bin Ajda Alhamadani
Pendidikan
Guru
- Suraih selalu mengikuti majelis Ali bin Abi Thalib.
- Abdullah bin Abdullah bin Mas'ud
Penerus
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

