Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Mu`allim Rojiun Pekojan
✓ Terverifikasi Tim Riset

Mu`allim Rojiun Pekojan

wafat 1982 M · 4.963 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Mu`allim Rojiun Pekojan beliau adalah ulama kharismatik dari Jakarta.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga
1.3       Wafat

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-guru Beliau

3          Penerus Beliau
3.1       Anak-anak Beliau
3.2       Murid-murid Beliau

4          Organisasi dan Karier
4.1       Riwayat Organisasi
4.1       Karier Beliau

5          Chart Silsilah
5.1       Chart Silsilah Sanad

6          Referensi

1 Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
Nama lengkap Muallim Rojiun Pekojan atau Radjiun adalah  Mohammad Radjiun bin Abdurrahim bin Muhammad Nafe bin Abdulhalim. Beliau lahir di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

1.2  Riwayat Keluarga
Beliau memiliki istri seorang syarifah (perempuan terhormat keturunan Arab) dari Pekojan yang bernama Chadidjah, walau tidak dikaruniai keturunan. Beliau memperoleh keturunan ketika menikah dengan R. Hj. Siti Maryam yang salah seorang anaknya meneruskan kiprah keulamaanya, yaitu KH. Prof. Dr. Abdurrahim Radjiun yang juga mengaji kepadanya.

1.3  Wafat
Muallim Radjiun wafat pada  13 Juni 1982 dan dikuburkan di pemakaman Karet, Jakarta Pusat berdekatan dengan kuburan ayahnya, H. Abdurrahim, dan kakeknya H. Nafi. Tak jauh dari situ juga dikuburkan isteri Soekarno, Fatmawati.

2  Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu
Beliau menghabiskan masa mudanya untuk menimba ilmu dari beberapa ulama Betawi, diantara Guru Manshur Jembatan Lima dan Guru Abdul Madjid Pekojan,  sampai pada akhirnya bersama sang adik, Hasanat, pergi ke Mekkah untuk memperdalam ilmu agama. Ia hobi bermain sepak bola. Perkenalannya dengan dunia sepak bola terjadi ketika Perang Dunia II mulai pecah yang memutuskan jalur laut dan otomatis memutuskan kiriman uang dari tanah air.

Untuk menyambung hidup, beliau akhirnya menjadi pemain sepak bola di kesebelasan Nejed. Hasil dari bermain bola ini bukan untuk dinikmatinya sendiri tetapi juga dibagikan kepada puluhan teman-teman dan mukimin dari pelosok Nusantara, di antara temannya tersebut yang menjadi ulama Betawi terkemuka adalah KH. Noer Alie, pahlawan nasional dari Bekasi.

2.2  Guru-guru Beliau
Guru-guru beliau saat menuntut ilmu, di antaranya:
1. Guru Mansyur Jembatan Lima 
2. Guru Abdul Madjid

Setelah kembali ke pesantrennya, beliau mengajar

Sumber:

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+