Salah satu tokoh pendakwah yang sangat terkenal di tanah Betawi di era penjajahan Belanda adalah KH. Muhammad Mughni bin Sanusi bin Qais atau sering di sebut dengan nama Guru Mughni.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi:
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
2.2 Guru-Guru
3. Penerus
3.1 Murid-Murid
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Pulang ke Indonesia
4.2 Mendirikan Masjid dan Madrasah
5. Teladan
6. Karya-Karya
7. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
Seorang ulama besar itu terkenal di kawasan Jakarta Selatan yaitu Guru Mughni. Tokoh yang sering disebut Guru Mughni ini terhitung ulama yang paling terkemuka di wilayah Selatan.
1.1 Lahir
Nama lengkap Guru Mughni adalah Abdul Mughni bin Sanusi bin Ayyub bin Qays. Beliau lahir pada tahun 1860 M. di Daerah Kuningan Jakarta Selatan dari pasangan H. Sanusi bin Ayyub dan Hj. Da’iyah binti Jeran.
1.2 Wafat
Guru Mugni wafat pada hari Kamis, 5 Jumadil Awal 1354 H / 5 Agustus 1935 M. Shalat jenazah baru dilaksanakan pada hari Jum’at yang dipimpin oleh Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi.
Beliau dimakamkan di pemakaman keluarga di Mushola Al-Mizan/Langgar Tanjung, Jalan Mega Kuningan Barat Blok E, 33 Kuningan Timur Jakarta Selatan, berdekatan dengan Kedutaan Besar Republik Islam Pakistan.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
Guru Mughni pertama kali belajar agama kepada ayahnya H. Sanusi di Masjid Mubarok, Kuningan. Kemudian beliau belajar kepada seorang Guru mengaji bernama H. Jabir kemudian meneruskan belajar kepada Sayyid Usman bin Yahya yang bergelar “Mufti Betawi”. Dalam usia 18 tahun, beliau dikirim ayahnya menuntut ilmu di Makkah dan bermukim di sana selama 9 tahun,
Di sana beliau berguru kepada banyak ulama, antara lain: Syekh Sa’id Al-Babasor, Syekh Mukhtar Atharid, Syekh Umar Bajunaid Al-Hadrami, Syekh Sa’id Al-Yamani, Syekh Muhammad Ali Al-Maliki, Syekh Abdul Karim Al-Dagestani, Syekh Mahfudz At-Tremasi dan Syekh Muhammad Umar Syatha, Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi dan banyai lagi lainnya.
2.2 Guru-Guru
- H. Sanusi (ayah),
- H. Jabir,
- Sayyid Usman bin Yahya, Betawi,
Guru-Guru di Makkah:
- Syekh Sa’id Al-Babasor,
- Syekh Mukhtar Atharid,
- Syekh Umar Bajunaid Al-Hadrami,
- Syekh Sa’id Al-Yamani,
- Syekh Muhammad Ali Al-Maliki,
- Syekh Abdul Karim Al-Dagestani,
- Syekh Mahfudz At-Tremasi.
- Syekh Muhammad Umar Syatha,
- Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi.
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

