Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Kholil Hamid, Al-Qur’an Berjalan dari Bangsri, Jepara
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Kholil Hamid, Al-Qur’an Berjalan dari Bangsri, Jepara

1921 – 1996 M · 3.615 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Kholil Hamid bergandengan dengan KH. Amin Sholeh dalam membesarkan Madrasah Mu'allimiin Mu'allimat yang sekarang menjadi MTs dan MA HA Hasyim Asy'ari Bangsri.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi:

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Mengabdikan Diri ke Masyarakat

4.    Penghargaan
5.    Teladan
6.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Kholil Hamid lahir pada tahun 1921 M, beliau merupakan putra dari pasangan KH. Hamid dan Nyai Muhasanah. KH. Kholil Hamid adalah seorang guru dan ulama di Bangsri, Jepara. Beliau terkenal sebagai “Al-Qur'an berjalan” karena dedikasinya yang luar biasa terhadap mengajar dan mengkaji Al-Qur'an.

Bahkan saat tidur, Beliau terus melafadzkan ayat-ayat Al-Qur'an. Ketegasan dan kedisiplinan dalam mengajar beliau telah menghasilkan banyak murid yang menjadi tokoh, kyai, dan ulama di berbagai daerah.

1.2 Wafat
KH. Kholil Hamid wafat pada tahun 1996 M.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
KH. Kholil Hamid memulai pendidikan agama Islam di Kajen, Pati, untuk belajar dan menghafal Al-Qur'an kepada KH. Mahfudz dan KH. Mukhtar. Selanjutnya, beliau melanjutkan perjalanan ilmunya ke Peterongan, Jombang, untuk belajar dari KH. Dahlan Kholil dan KH. Romly Tamim. Selama pengembaraannya, beliau juga menyetorkan hafalan Al-Qur'an kepada beberapa ulama seperti KH. Arwani di Kudus dan belajar kepada KH. Dalhar di Watucongol, Magelang.

2.2 Guru-Guru
1. KH. MahfudzPesantren Maslakul Huda Pati
2. KH. Mukhtar,
3. KH. Dahlan Kholil
4. KH. Romly TamimPesantren Darul Ulum, Rejoso, Jombang
5. KH. Arwani KudusPesantren Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan, Kudus
6. KH. DalharPesantren Darussalam Watucongol Magelang.

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah

3.1 Mengabdikan Diri ke Masyarakat
Selain mengajar Al-Qur'an dan Kutubut Turots di masjid dan Pesantren Al-Masyhuriyah (dahulu sering disebut Pondok Nduren, sekarang Ponpes Darus Salam/Darul Aitam) Beliau setiap subuh berkeliling kampung untuk mengajak masyaraka

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+