Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Abdul Hamid Baidlowi, Pengasuh Pesantren Al-Wahdah Lasem
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Abdul Hamid Baidlowi, Pengasuh Pesantren Al-Wahdah Lasem

1945 – 2014 M · 95.055 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Abdul Hamid Baidlowi lahir di Lasem pada tanggal 30 Desember 1945. Beliau adalah putra KH. Baidlowi Lasem yang merupakan salah seorang pendiri NU.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh Pesantren
3.2  Kiprah di Nahdlatul Ulama
3.3  Menjadi Penasehat Presiden

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
KH. Abdul Hamid Baidlowi lahir di Lasem pada tanggal 30 Desember 1945 M. Beliau merupakan putra KH. Baidlowi Lasem yang merupakan salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama.

KH. Baidlowi juga merupakan Rais Akbar Thariqah NU se-Indonesia, sekaligus sebagai pencetus gagasan status Presiden RI Ir. H. Soekarno sebagai “Waliyyul Amri Ad-Dloruri bis Syaukah” pada saat Indonesia dalam keadaan genting, yaitu berupa krisis kepemimpinan nasional yang terancam dengan adanya pemberontakan di berbagai daerah.

Nasab KH. Abdul Hamid sendiri apabila diurutkan berdasarkan silsilah secara lengkap, maka akan sampai pada Ki Joyotirto, selanjutnya sampai Mbah Sambu keturunan Pangeran Benawa putra Jaka Tingkir atau Sultan Pajang.

1.2 Riyawat Keluarga
Setelah kepulangan dari Makkah, KH. Abdul Hamid Baidlowi menikah dengan Ning Jamilah alumnus Pesantren Al-Hidayat Lasem.

1.3 Wafat
KH. Abdul Hamid Baidlowi wafat pada hari Ahad, 15 Juni 2014 atau bertepatan dengan tanggal 17 Sya’ban 1435 H,

Kepergian KH. Abdul Hamid Baidlowi membuat banyak para santri dan Kyai berduka. Saat kepergian beliau, hadir salah satu Kyai besar NU, yakni KH. Musthofa Bisri, yang saat itu masih menjabat sebagai Rais 'Aam PBNU. Setelah menjadi imam shalat jenazah di Masjid Jami’ Lasem, KH. Musthofa Bisri menyatakan bahwa Alm. KH. Abdul Hamid Baidlowi adalah ulama yang sangat teguh memegang prinsip dan hatinya sangat lembut.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
KH. Abdul Hamid Baidlowi memulai pendidikannya dengan belajar di Pondok Pesantren Al-Wahdah Lasem, kemudian melanjutkan di Pondok Tebuireng Jombang. Setelah itu, beliau kembali menimba ilmu di Pesantren Sarang Kabupaten Rembang. Lalu dilanjutkan dengan menempuh pendidikan di Makkah.

2.2 Guru-Guru
1. KH. Baidlowi Lasem (ayah),
2. 

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+