Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Dimyati Rois
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Dimyati Rois

1945 – 2022 M · 85.641 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Sebagai seorang ulama KH. Dimyati Rois memiliki kepribadian yang sangat baik dan penuh kesederhanaan, baik dengan para pengikut (santrinya) maupun dengan masyarakat yang lain.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1       Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1    Lahir
1.2    Riwayat Keluarga
1.3    Wafat

2       Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1    Mengembara Menuntut Ilmu
2.2    Guru-guru
2.3    Mendirikan dan Mengasuh Pesantren

3       Penerus
3.1    Anak-anak
3.2    Murid-murid

4       Organisasi, Karier, dan Karya
4.1    Riwayat Organisasi
4.2    Karier

5       Keteladanan
6       Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
KH. Dimyati Rois atau yang lebih dikenal dengan panggilan Abah Dim lahir pada 5 Juni 1945 di Tegal Glagah Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah. Beliau merupakan putra kelima dari sepuluh bersaudara yaitu dari pasangan KH. Rois dan Nyai Djusminah.

Saudara-saudara beliau di antaranya Ny. Khanifah, KH. Tohari Rois, KH. Masduki Rois, H. Murai Rois, KH. Saidi Rois, Ny. Khotijah, KH. Syatori Rois, Ny. Mukoyah dan Ny. Daroroh. KH. Dimyati Rois.

Latar belakang KH. Dimyati Rois adalah asli turunan petani dan santri, baik dari pihak ayah maupun dari pihak ibu. Kedua orang tuanya selalu mengajarkan dan melatih kepada putra-putrinya untuk senantiasa taat dalam beribadah.

1.2  Riwayat Keluarga
Pada 1 Januari 1978, KH. Dimyati Rois menekah dengan Hj. To’ah, putri tunggal dari pasangan KH. Ibadullah dan Hj. Fatimah. Buah dari pernikahannya dikaruniai sepuluh putra-putri, dan membekali putra-putrinya dengan nilai-nilai agama Islam, mengajari putra-putrinya untuk menuntut ilmu dan terus belajar, karena menurut beliau bahwa seseorang tidak akan menjadi pandai tanpa adanya suatu proses pembelajaran.

1.3  Wafat
 KH Dimyati Rois  wafat di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat 10 Juni 2022 pukul 01.13 WIB.

2.  Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1   Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Dimyati Rois sejak kecil memang sudah terlihat berbeda jika dibandingkan dengan para saudaranya yang lain, beliau begitu pendiam, tetapi rajin, disiplin dan ulet. Dengan sikap rajinnya tersebut, beliau memulai pendidikannya dengan belajar di di SR (Sekolah Rakyat). Di sekolah formal tersebut KH. Dimyati Rois menyelesaikannya dan mendapatkan sertifikat sebagai tanda kelulusan.

Setelah selesai pendidikan formal, kemudian pada sekitar tahun 1956 beliau melanjutkan pendidikannya dengan belajar di  Pondok Pesantren APIK , Kauman, Kaliwungu, Kendal yang diasuh oleh KH. Ahmad Ru’yat. Beliau mondok di Pondok Pesantren APIK selama kurang lebih 14-15 tahun.

Setelah selesai di Pondok Pesantren APIK, kemudian beliau melanjutkan pendidikannya dengan berguru ke

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+