KH. Ali Mansur Siddiq terinspirasi dari sebuah kitab yang berjudul Mandzumah Ahl al-Badar al-Musamma Jaliyyat al-Kadar fi Fadhail Ahl al-Badar karya al-Imam As-Sayyid Ja’far Al-Barzanji. Dan sebelum menulis syair Shalawat Badar Kyai Ali bermimpi didatangi manusia-manusia berjubah putih bersorban hijau.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
2.2 Guru-Guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Kiprah di Nahdlatul Ulama
4. Karya
5. Teks Shalawat Badar
6. Chart Silsilah Sanad
7. Referensi
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
KH. Ali Manshur lahir di Jember, Jawa Timur pada tanggal 4 Ramadhan 1340 H atau 23 Maret 1921 M. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Manshur bin KH. M. Shiddiq Jember dengan Nyai Shofiyah binti KH. Basyar dari Tuban.
KH. Ali bin Manshur termasuk dalam keluarga besar As-Shiddiqi. Kakeknya yang bernama KH. M. Shiddiq (Jember), adalah seorang ulama yang menurunkan ulama-ulama besar seperti KH. A. Qusyairi, KH. Ahmad Shiddiq, KH. Mahfuzh Shiddiq, KH. A. Hamid Wijaya, KH. Abdul Hamid (Mbah Hamid Pasuruan), KH. Yusuf Muhammad, dan lain sebagainya. Beliau masih keturunan Mbah Sambu Lasem (Pangeran Sayyid M. Syihabuddin Digdoningrat) bin Sayyid M. Hasyim bin Sayyid Abdurrahman Basyaiban (Sultan Mangkunegara III).
1.2 Wafat
KH. Ali Manshur wafat pada tanggal 26 Muharram 1391 atau bertepatan pada 24 Maret 1971 dalam usia 50 tahun. Makam beliau berada di Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Dulu tak banyak yang tahu kalau KH. Ali dimakamkan di Desa Maibit. Bahkan beberapa warga desa setempat tak mengenal sepak terjang KH. Ali. Makam KH. Ali baru beberapa tahun terakhir direnovasi dan sering dikunjungi orang umum.
Pasca dibahas oleh Gus Dur, nama KH. Ali terus jadi bahan pembicaraan di kalangan para ahli sejarah dan budayawan. Terutama dari kalangan Nahdliyin. Sehingga akhirnya banyak para peziarah dari jauh yang datang ke Desa Maibit untuk tawasul dan membuktikan kebenaran ucapan Gus Dur.
Ziarah di Makam KH. Ali Manshur di Tuban, Pencipta Shalawat Badar.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Pendidikan
Masa kecil KH. M. Ali Mansur dihabiskan di Tuban. Setelah tamat belajar di MI Makam Agung Tuban, beliau mondok di beberapa pesantren besar, antara lain di Pesantren Termas Pacitan, Pesantren di Lasem (asuhan
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

