Dengan penurunan ayat ini Allah menegaskan bahwa seseorang tidak dibenarkan memaksa orang lain untuk masuk Islam, tidak terkecuali anak sendiri, seperti yang dilakukan sebagian sahabat Ansar kepada anak mereka.
ุนููู ุงุจููู ุนูุจููุงุณูุ ููุงูู ููุงููุชู ุงููู ูุฑูุฃูุฉู ุชูููููู ู ููููุงูุชูุงุ ููุชูุฌูุนููู ุนูููู ููููุณูููุง ุฅููู ุนูุงุดู ููููุง ููููุฏู ุฃููู ุชููููููุฏูููุ ููููู ููุง ุฃูุฌูููููุชู ุจูููู ุงููููุถููุฑู ููุงูู ูููููู ู ู ููู ุฃูุจูููุงุกู ุงูุฃูููุตูุงุฑูุ ููููุงูููุง: ูุงู ููุฏูุนู ุฃูุจูููุงุกูููุง. ููุฃูููุฒููู ุงูููููู ุนูุฒูู ููุฌูููู: (ูุงู ุฅูููุฑูุงูู ููู ุงูุฏููููู ููุฏู ุชูุจูููููู ุงูุฑููุดูุฏู ู ููู ุงููุบูููู). (1)
Ibnu โAbbฤs berkata, โDahulu ada seorang wanita yang melahirkan beberapa bayi namun tidak satu pun dari mereka yang bertahan hidup. Ia pun bernazar atas dirinya apabila satu saja anaknya bertahan hidup maka ia akan menjadikannya seorang Yahudi. Ketika Bani Naแธฤซr diusir dari Madinahโkarena melanggar perjanjian dengan Nabi, ada beberapa putra kaum Ansar ikut pergi bersama mereka. Mengetahui hal itu, kaum Ansar mengatakan, โKami tidak akan membiarkan anak-anak kami meninggalkan Madinah bersama kaum Yahudi itu.โ Allah lalu menurunkan ayat, lฤ ikrฤha fid-dฤซn qad tabayyanar-rusydu minal-gayy.โ
(1) Sahih; diriwayatkan oleh Abลซ Dฤwลซd dan Ibnu Hibbฤn. Lihat: Abลซ Dฤwลซd, Sunan Abฤซ Dฤwลซd, dalam Kitฤb al-Jihฤd, Bฤb fฤซ al-โAsฤซr Yukrah โalฤ al-Islฤm, hlm. 302, hadis nomor 2682; Muแธฅammad bin แธคibbฤn al-Bustiy, แนขaแธฅฤซแธฅ Ibni แธคibbฤn, Taแธฅqฤซq Syuโaib al-Arnaโลซแนญ, (Beirut: Muโassasah ar-Risฤlah, t.th), juz 1, hlm. 350, hadis nomor 140.