βSesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur'an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah, βTuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata. β
Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Adh-Dhahhak, ia mengatakan; Tatkala Nabi S keluar dari Makkah kemudian sampai ke Al-Jahfah, beliau rindu terhadap Makkah. Maka Allah menurunkan ayat, βSesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur'an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali.β (1)
1. Disebutkan oleh Al-Qurthubi (7/5209). Ia mengatakan; Diriwayatkan dari Mujahid bahwasanya maksud dari dikembalikan adalah dikembalikan ke surga. Ini merupakan pendapat Ibnu Abbas, sebab saat itu Rasulullah masuk ke dalam surga pada malam Isra'. Ibnu Katsir (4/134) mengatakan; Dikembalikan ke Bait Al-Muqaddas karena itu adalah tanah Kebangkitan dan Penyebaran. Ada pula yang mengatakan dikembalikan nanti pada Hari Kiamat.