Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Muhammad Muhadjirin Amsar Al-Dary, Pendiri Pesantren An-Nida Al-Islamy Bekasi
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Muhammad Muhadjirin Amsar Al-Dary, Pendiri Pesantren An-Nida Al-Islamy Bekasi

1924 – 2003 M · 28.756 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Mohammad Muhadjirin Amsar Ad-Dary dilahirkan di Kampung Baru, sebuah daerah di pinggir kota Jakarta pada tanggal 10 November 1924. di Kampung Baru

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2,1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Penerus
3.1  Murid-Murid

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Mendirikan Pesantren

5.    Karya-Karya
6.    Chart Silsilah Sanad Guru
7.    Referensi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1  Lahir
KH. Muhammad Muhadjirin Amsar Al-Dary atau yang kerap disapa dengan panggilan KH. Muhadjirin lahir pada 10 November 1924 M. di Kampung Baru, Cakung, sebuah daerah di pinggiran kota Jakarta (sekarang masuk Kotamadya Jakarta Timur).

Beliau adalah anak sulung dari pasangan H. Amsar dan Hj. Zuhriah. Kedua orang tuanya, lahir dari silsilah keluarga besar dan berpengaruh di Kampung Baru.

Bapaknya H. Amsar bin Fiin adalah keturunan keluarga jawara dan ibunya Hj. Zuhriah binti H. Syafi’i bin Jirin bin Gendot adalah dari keturunan muallim yang mencintai ilmu agama. Begitu cintanya dengan ilmu agama, sehingga nama “Muhadjirin” tersebut adalah penisbatan dari nama buyutnya yang alim yaitu Jirin.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Muhammad Muhadjirin Amsar Al-Dary melepas masa lajangnya dengan menikahi Hj. Hannah, salah seorang putri KH. Abdurahman Sodri. Beliau menikah pada Kamis, 19 Shafar 1375 H, atau bertepatan dengan 6 agustus 1955.

Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai delapan anak, empat putra dan empat putri. Mereka inilah yang yang meneruskan perjuangan beliau dalam mengembangkan Pondok Pesantren An-Nida Al-Islamy.

1.3 Wafat
KH. Muhammad Muhadjirin Amsar Al-Dary wafat pada tanggal 28 Dzulqoidah 1424 H, atau bertepatan dengan tanggal 31 Januari 2003.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
KH. Muhammad Muhadjirin Amsar Al-Dary memulaikan pendidikanya dengan belajar di Makkah. Beliau berangkat ke tanah Arab pada 4 Dzulqaidah tahun 1366 H atau pada bulan Agustus 1947.

Selama di Makkah beliau tinggal di rumah Syekh Abdul Ghoni Jamal. Di sana beliau banyak mendapatkan ilmu pengetahuan. Setelah beberapa lama beliau menetap di rumah Syekh Abdul Ghoni Jamal, beliau pindah ke asrama jailani.

Di sana, pertama kali beliau belajar kepada Syekh Muhammad Ahyad, yang mengajar di Masjid al-Haram. Kitab-kitab yang beliau pelajari darinya adalah: Fath Al-Wahab, Al-Iqna’fi hilli Alfazh Abi Syuja, Al-Mahalli ‘Ala Al-Qalyubi, Riyadhash-Shalihin, Minhaj Al-Abidin, Umdah Al-Abrar, Fath Al-Qadir Fi Nusu Al-Ajir.

Dua tahun kemudian beliau melanjutkan pendidikannya ke Darul Ulum Ad Diniyah. Selama belajar di sana, ulama yang paling berpengaruh dengan keilmuannya adalah: Syekh Ahmad Mansyuri dan Syekh Muhammmad Yasin Fathani. Kurang lebih dua tahun.

Kitab-kitab yang beliau pelajari antara lain: Syark Ibnu ‘Agil ‘Ala Alfiyah, Mukhtashar Ma’Ani&

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+