Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Musta’in Romly
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Musta’in Romly

1931 – 1985 M · 28.888 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Musta’in Romly adalah putra kedua KH. Romly Tamim, lahir di Rejoso pada tanggal 31 Agustus 1931 dan sejak kecil beliau mendapat didikan langsung dari kedua orang tuanya.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.      Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1    Lahir
1.2    Riwayat Keluarga
1.3    Wafat

2.      Sanad Ilmu dan Pendidikan

3.      Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1    Kiprah di NU
3.2    Mursyid Tarekat

4.      Karir
5.      Chart Silsilah Sanad
6.      Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir

KH. Musta’in Romly adalah putra kedua dari KH. Romly Tamim, lahir di Rejoso pada tanggal 31 Agustus 1931 dan sejak kecil beliau mendapat didikan langsung dari kedua orang tuanya.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Musta’in Romly melepas masa lajangnya dengan menikahi Nyai Chafsoh Ma’som. Buah dari pernikahannya beliau dikaruniai dua anak, yaitu M. Rokhmad, dan H. Lukman Haqim.

Pernikahan beliau dengan istri pertama hanya sebentar, karena istri beliau meninggal terlebih dahulu. Akhirnya beliau menikah kembali dengan Nyai Dzurriyatul Lum’ah. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai satu orang putri, yaitu Hj. Choirun Nisa.

Kemudian beliau menikah lagi, dengan Nyai Hj. Djumiyatin Musta’in. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai tiga orang anak, yaitu H. Abdul Mujib, Ahmada Faidah, dan Chalimatussa’diyah.

Setelah itu, beliau menikah kembali dengan Hj. Latifa. Buah dari pernikahannya yang terakhir beliau dikaruniai dua anak, yaitu Siti Sarah dan Dewi Sanawai.

1.3 Wafat
KH. Musta’in Romly wafat pada tanggal 21 Januari 1985 di Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso (Jombang).

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
KH. Musta’in Romly kecil, memulai pendidikannya dengan belajar langsung dari kedua orang tua. Pada tahun 1949, beliau melanjutkan studi di Semarang dan Solo di Akademi Dakwah Al-Mubalighoh, di perguruan ini bakat kepemimpinannya semakin menonjol, sehingga pada waktu singkat mengajak sahabat-sahabatnya yang berasal dari daerah Jombang mendirikan Persatuan Mahasiswa Jombang. Studi di Lembaga ini diakhiri pada tahun 1954 M.

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1 Kiprah di NU

Pada tahun 1954, KH. Musta’in Romly mulai aktif di Nahdlatul Ulama Jombang. Kemudian menjadi pengurus IPNU Pusat tahun 1954 sampai 1956. Pada tahun 1963 beliau melakukan perjalanan ke negara-negara Eropa dan Timur Tengah. Dalam perjalanannya tersebut beliau juga melakukan ziarah di Negara Irak, ke makam Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani, tokoh ulama kharismatik yang mendirirkan Thoriqoh Qodiriyah.

3.2 Mursyid Tarekat
Setelah ayahandanya wafat pada  tahun 1958, KH. Musta’in Romly meneruskan perjuangan ayahandanya sebagai Mursyid Thariqoh dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum. Banyak masyarakat yang mengakui ketokohan KH. Musta'in Romly. Pada zamannya, beliau termasuk salah satu tokoh kharismatik dan berpengaruh di Jawa Timur dan Madura.

4. Karir

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+