KH. Mustahdi Abbas adalah putra KH. Abbas bin KH. Abdul Jamil, lahir diperkirakan tahun 1913, beliau sesepuh Pondok Buntet Pesantren Cirebon. Beliau memiliki adik kandung almaghfurlahum: Kyai Mustamid, KH. Abdullah (yang baru saja wafat) dan KH. Nahduddin Royandi Abbas (Sesepuh sekarang).
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
1.3 Riwayat Keluarga
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mengasuh Pesantren
4.2 Karier
5. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Mustahdi Abbas adalah putra KH. Abbas bin KH. Abdul Jamil, lahir diperkirakan tahun 1913, beliau sesepuh Pondok Buntet Pesantren Cirebon. Beliau memiliki adik kandung almaghfurlahum: Kyai Mustamid, KH. Abdullah (yang baru saja wafat) dan KH. Nahduddin Royandi Abbas (Sesepuh sekarang).
1.2 Wafat
Beliau berpulang ke Rahmatullahi pada tahun 1975.
1.3 Riwayat Keluarga
Beliau menikah dan memiliki dua orang isteri di antaranya Nyai Asiah dan Nyai Zaenah.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
KH. Mustahdi Abbas belajar agama kepada ayahnya KH. Abbas dan paman-pamannya di Buntet (Kyai Anas, Kyai Kriyan, dan Kyai Akyas). Setelah itu, beliau mondok di KH. Amin (Babakan Ciwaringin), KH. Dimyati (Termas), Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari (Tebuireng), KH. Abdul Manan (Lirboyo), ke Lasem pada KH. Ma'mun dan KH. Baidhowi.
2.2 Guru-Guru:
- KH. Abbas
- Kyai Anas Buntet
- Kyai Kriyan Buntet
- Kyai Akyas Buntet
- KH. Amin (Babakan Ciwaringin)
- KH. Dimyati (Termas)
- KH. Hasyim Asy’ari (Tebuireng)
- KH. Abdul Manan (Lirboyo)
- KH. Ma'mun Lasem
- KH. Baidlowi Lasem
3. Penerus Perjuangan
3.1 Anak-anak
KH. Anis Wahdi Mustahdi Abbas
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1 Mengasuh Pesantren
Setelah Kyai Abbas meninggal tahun 1946, KH. Mustahdi Abbas, sebagai putra tertua menggantikan posisi ayahnya di Buntet Pasantren. Tahun 1958, ia mendirikan PGA NU 4 tahun. Tahun 1960, sekolah tersebut dikembangkan menjadi dua lembaga pendidikan terpisah, yaitu PGA NU 6 tahun putra dan PGA NU 6 tahun Putri. Selanjutnya, tahun 1965 ia mendirikan MTs NU dan tahun 1968 mendirikan MANU.
4.2 Karier
- Pengasuh Pesantren Buntet
- Anggota Syuriah NU Jawa Barat.
5. Referensi
Diolah dan dikembangkan dari data-data yang dimuat di situs:
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

