Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pesantren Sunan Drajat, Lamongan
✓ Terverifikasi Tim Riset

Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur, Pengasuh Pesantren Sunan Drajat, Lamongan

lahir 1951 M · 113.080 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Setelah wafat ayahnya, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur melanjutkan kepengasuhan pondok pesantren ayahnya. Saat ini, Pondok Pesantren Sunan Drajat telah memiliki memiliki kurang lebih 12.000 santri, dan memiliki berbagai pendidikan baik formal maupun nonformal.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Pendidikan
2.2  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Menjadi Pengasuh Pesantren

4.    Penghargaan
5.    Chart Silsilah Sanad
6.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.2 Lahir
Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur lahir pada tanggal 12 Februari 1949 di Dusun Banjaranyar, Desa Banjarwati. Beliau merupakan putra pertama dari sepuluh bersaudara, dari pasangan H. Maftukhan dengan Hj. Kasiyami. Ayahanda beliau termasuk tokoh masyarakat yang kharismatik dan terpandang, dan Ibunda beliau seorang Muslimah yang sholehah.

Beliau merupakan keturunan dari pasangan H. Martokan dan Hj. Kasiyami dan merupakan keturunan ke-14 dari Kanjeng Sunan Drajat. Pondok pesantren yang diasuhnya merupakan satu-satunya pesantren peninggalan Wali Songo yang masih ada dan saat ini menjadi salah satu pesantren dengan jumlah santri terbanyak di Indonesia.

Saudara-saudara beliau diantaranya: Khurotin, Ahmad Khozin, Shofiatun, Abdul Ghofur, Khotimah, Aisah, Zawawi, Khoiriyah (Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fatimiyah), Abdul Wahid, dan Abdul Fatah.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Pendidikan
Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur memulai pendidikannya dengan dengan belajar di TK Tarbiyatut Tholabah di Daerah Kranji, Lamongan pada tahun 1956. Beliau melanjutkan jenjang pendidikan SD dan SMP di daerah yang sama, dan menambah pendidikan agama melalui Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah.

Pada tahun 1965, Prof. Dr. KH. Abdul Ghofur melanjutkan pendidikannya di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Manba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Jawa Timur yang pada waktu itu diasuh oleh KH. Bisri Syansuri. Setelah tamat di salah satu pesantren tertua di Indonesia tersebut, beliau melanjutkan belajar di Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuruan, Jawa Timur diajar oleh KH. Musthofa Lekok.

Selepas itu, beliau kembali melanjutkan pendalaman belajar agama di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Jawa Tengah selama 1 tahun yang pada saat itu sudah diasuh oleh KH. Maimoen Zubair.

Tidak hanya itu, beliau kemudian belajar ke Pondok Pesantren Lirboyo, Pondok Pesantren Tertek dibawah asuhan KH. Ma’ruf Zuwaini, serta Pondok Pesantren Raudhotul Qur’an di Kediri, Jawa Timur pada rentang tahun 1970-an.

2.2 Guru-Guru
1. KH. Bisri Syansuri,
2. 

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+