Biografi KH. Ahmad Syathibi Al-Qonturi (Mama Gentur) Ulama Nahdlatul Ulama Cianjur Jawa Barat
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga
1.3 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru
2.3 Mendirikan Pesantren
3 Penerus
3.1 Anak-anak
3.2 Murid-murid
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
KH. Ahmad Syathibi bin Muhammad Sa'id Al-Qonturi atau yang kerap disapa dengan Mama Gentur lahir lahir di Kampung Gentur, Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat. Beliau merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, dari pasangan Mama H. Muhammad Sa’id dan Ibu Hj. Siti Khodijah.
Saudara-saudara beliau di antaranya, Hj. Ruqiyah (pengajar Pondok Pesantren Cipadang, Cianjur), Mama H. Ilyas (alias Mama H. Yahya, pengajar Pondok Pesantren Babakan Bandung, Sukaraja, Sukabumi), dan adik kandung yakni Mama H. Muhammad Qurthubi (alias Mama Gentur Kidul, pengajar Pondok Pesantren Gentur, Warungkondang, Cianjur).
Nama kecil beliau adalah Adun, setelah pulang dari Makkah namanya diganti menjadi Dagustani. Namun, nama masyhurnya sekarang yaitu KH. Ahmad Syathibi atau biasa disebut sebagai Mama Gentur kata orang Sunda yang jadi anak muridnya.
1.2 Riwayat Keluarga
KH. Ahmad Syathibi (Mama Gentur) memiliki dua istri Ibu Hajjah Siti Nafi'ah dan Ibu Hajjah Siti Sholihah dan dikaruniai 7 anak, 5 laki-laki dan 2 perempuan.
1.3 Wafat
KH. Ahmad Syathibi (Mama Gentur) meninggal di Cianjur pada hari Rabu 14 Jumadil Akhir 1365 Hijriah atau 15 Mei 1946.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Pesantren Keresek
KH. Ahmad Syathibi (Mama Gentur) memulai perjalanan ke Pesantren Keresek atas ajakan dari Mama Keresek yang berkata, "kalau Ananda mau punya ilmu yang besar, besok mama antar ke paman mama yaitu Pangersa Mama Ajengan Muhammad Adzro’i di Bojong." Mama Gentur menginap semalam di Keresek dan kemudian diantarkan ke Pesantren Bojong.

