Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Nyai Hj. Sholichah Munawwaroh Wahid Hasyim
✓ Terverifikasi Tim Riset

Nyai Hj. Sholichah Munawwaroh Wahid Hasyim

1922 – 1994 M · 23.635 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Nyai Hj. Sholihah Munawwaroh Wahid Hasyim Ulama Nahdlatul Ulama Jombang Jakarta

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Wafat

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Guru-Guru

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
3.1  Peran di Muslimat NU

4.    Referensi

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
Nyai Hj. Sholichah Munawwaroh Wahid Hasyim lahir 11 Oktober 1922 di Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Beliau merupakan anak kelima dari 10 saudara, dari pasangan KH. Bisri Syansuri dengan istri Nyai Hj. Nur Chadijah (adik dari Mbah Abdul Wahab Hasbullah). KH. Bisri Syansuri adalah seorang ulama besar dan pendiri Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang. Sedangkan Nyai Nur Chadijah adalah putri dari ulama besar, KH. Hasbullah.

1.2 Riwayat Keluarga
Nyai Hj. Sholichah Munawwaroh Wahid Hasyim menikah dengan Gus Abdurrahim, putra dari KH. Cholil Singosari, tetapi sang suami kemudian wafat pada tahun awal pernikahan mereka.
Kemudian, Nyai Hj. Sholichah Munawwaroh Wahid Hasyim menikah kembali dengan KH. Wahid Hasyim pada tahun 1936 M, tepat hari Jum’at, 10 Syawal 1356 H. Setelah menikah, pada awalnya mereka tinggal di Denanyar, tetapi kemudian pindah ke Tebuireng, sampai sekitar tahun 1942.

Dari penikahan beliau dikaruniai enam putra-putri yang di kemudian hari menjadi tokoh hebat yakni:
1. KH. Abdurrahman Wahid (Ketua PBNU Periode 1984-1999 dan Presiden keempat Indonesia)
2. Nyai Aisyah Hamid Baidlowi, (Ketua Umum PP Muslimat NU 1995-2000)
3. KH. Salahuddin Wahid, (Insinyur lulusan ITB, dan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sesudah KH.Yusuf Hasyim)
4. KH. Umar Wahid, (Doktor lulusan UI)
5. Nyai Lily Chodijah Wahid,
6. KH. Hasyim Wahid.

Rumah tangga KH. Wahid dengan Ning Waroh yang usai menikah lebih akrab dikenal dengan nama Nyai Sholichah ini hanya berlangsung 15 tahun. Tepatnya tahun 1953, KH. Wahid Hasyim meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Jawa Barat.

1.3 Wafat
Nyai Hj. Sholichah Munawwaroh Wahid Hasyim wafat pada Jum’at, 29 Juli 1994, sekitar pukul 23.00 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, pada usia 72 tahun. Jenazah beliau dimakamkan di Kompleks Pemakaman 

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+