Asbabun Nuzul Surat Ad-Dhuha Ayat 1-3 - Tanggapan Terhadap Ejekan seorang Wanita ketika Mengetahui bahwa Nabi tidak Menerima Wahyu Selama Dua Hari

Ayat ini turun untuk menanggapi ejekan seorang wanita kepada Nabi ketika tahu beliau tidak menerima wahyu selama dua hari. Menurutnya, Tuhan Muhammad mulai membencinya.

  1. عَنْ جُنْدُبٍ رضى الله عنه يقُوْلُ: اِشْتَكَى النَّبِيُّ صَلَّى الله عليه وَسَلَّم فَلَمْ يَقُمْ لَيْلَتَيْنِ فَأَتَتْهُ امْرَأَةٌ، فَقَالَتْ: يَا مُحَمَّدُ، مَا أُرَى شَيْطَانَكَ قَدْ تَرَكَكَ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: (‏وَالضُّحَى، وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى، مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى‏). (1)‏

    Jundab (bin ‘Abdulla>h) berkata, “Nabi pernah sakit hingga tidak dapat menunaikan salat tahajud selama satu atau dua malam. Mengetahui hal itu, seorang wanita menghampiri beliau sambil berkata—dengan nada mengejek, ‘Wahai Muhammad, sepertinya setanmu (Jibril) sudah mulai meninggalkanmu!’ Berkenaan dengan kejadian itu Allah menurunkan ayat, wad}d}uh}a> wal-laili iz\a> saja> ma> wadda‘aka rabbuka wama> qala>.”


    Sumber artikel:
    Buku Asbabul Nuzul: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur'an
    Buku disusun oleh Muchlis M. Hanafi (ed.)
    Buku diterbitkan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI, 2017


UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN