DONASI untuk pengembangan profil pesantren 1.820, kitab 700, makam 634, biografi Ulama 2.577 dan silsilah, tuntunan ibadah, Al-Qur'an dan Hadis serta asbabulnya, weton, assessment kepribadian, fitur komunitas media sosial.

50rb
100rb
Rp

Sosial Budaya

 

Gus Dur, “Bapak Tionghoa Indonesia” yang Menjadi Simbol Perjuangan untuk Kesetaraan dan Pluralisme

Bagi Gus Dur, masyarakat Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Beliau menekankan pentingnya membuka semua pintu kehidupan bagi mereka agar dapat berkontribusi sepenuhnya sebagai warga negara Indonesia.

H. Masagung, Mualaf Tionghoa yang Mengukir Sejarah dalam Bisnis dan Dakwah

Haji Masagung menjalankan prinsip ini hingga akhir hayatnya. Bahkan, di Multazam, ia berdoa agar dirinya selalu bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.

“Sêngit ndulit, gêthing nyanding”

Mengapa membenci? Itu lebih merupakan pertanyaan filsafat ketimbang psikologi. Tak pernah ada penjelasan yang mudah untuk setiap kasusnya. Bahkan lebih sering yang didaku sebagai penjelasan sesungguhnya hanyalah pembenaran.

Membaca Kembali Tulisan Husni Djamaluddin "Muballigh, Menyihir dengan Syair"

Dengan mengaku hanya menulis puisi-puisian, Mustofa Bisri justru mendemonstrasikan bagaimana dengan puisi ia mampu melemparkan kritik sosial sambil bercanda. Bagaimana mengeritik tanpa rasa marah.

Kepribadian di Media Sosial: Membaca Watak Lewat Respons, Bukan Sekadar Postingan

Di era media sosial, citra diri dapat dibangun dengan rapi dan terukur. Foto dipilih, caption dipoles, narasi disusun sesuai persona yang ingin ditampilkan ke publik.

Cara Gus Dur Menerangkan Pluralisme, Demokrasi, dan Islam dengan Bahasa Bayi

Bagi Gus Dur, pluralisme itu sederhana “Yang penting bisa hidup bersama, saling kenal, dan saling bermanfaat. Seperti kata Nabi, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat buat manusia.”

Serial Tokoh Wayang: Petruk, Istiqamah dalam Beribadah

Tokoh wayang Panakawan yang merupakan anak Semar setelah Nala Gareng adalah Petruk, simak profilnya.

Serial Tokoh Wayang: Semar, Tokoh Sang Paku Dakwah Islam bagi Peradaban

Profil Semar memberikan gambaran tentang pentingnya kita berhubungan dengan Tuhan.

Serial Tokoh Wayang: Anggada

Anggada adalah salah satu tokoh wayang yang berwujud kera berbulu merah. Dia anak tunggal Resi Subali, raja kera dari Kerajaan Guwakiskenda, sedangkan ibunya seorang bidadari ‘bernama Dewi Tara. itulah sebabnya, ia juga disebut Subaliputra atau Subalisuta.

Serial Tokoh Wayang: Abimanyu

Abimanyu  adalah putra kesayangan dari Arjuna, penengah dari Pandawa dan cucu Prabu Pandudewanata, raja Negeri Astina. Ibunya bernama Dewi Subadra dalam pewayangan lebih dikenal dengan sebutan Dewi Wara Sembadra,  putri Prabu Basudewa raja negeri Matura/Madura/ Mandura  dengan Dewi Dewaki.

Menampilkan 1 - 10 dari 799 Sosial Budaya