Sejarah

 

Orang yang Memandikan Jenazah Mulia Rasulullah SAW

Ketika Rasulullah SAW wafat siapa yang memandikan jenazah beliau?

Tulisan Mbah Hasyim Tahun 1943: 'Prajurit Pembela Tanah Air'

Majalah Islam Soeara Moeslimin Indonesia edisi 2 Dzulhijjah 1362 atau 30 November 1943 halaman 4 memuat tulisan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadlratussyekh KH. M. Hasyim Asy’ari.

Al-Qur’an dengan Bekas Darah Sayyidina Utsman Tersimpan di Uzbekistan

Sayyidina Uthman Affan RA memerintahkan al-Quran dibukukan dalam bentuk mushaf, menjadikan umat Islam dapat melihat dan membaca kitab suci itu hingga akhir zaman. Walaupun sahabat RA menghafaz al-Quran, Rasulullah SAW masih menyuruh mereka supaya menulisnya pada pelepah tamar, kulit binatang, tulang unta dan batu nipis.

Kisah Habib Ali Kwitang Deklarasikan Diri Jadi Nahdliyin pada Tahun 1933

Bagi orang Jakarta, terutama kalangan Nahdliyin, pasti mengenal Habib Ali Kwitang. Beliau merupakan habib yang sangat masyhur di Jakarta, dan merupakan habib yang berakhlak mulia dan baik.

Mengenang Kiai Musikan Asal Bragung Saat Memperjuangkan NU Jember

Di hari lahir NU yang ke-94 ini, saya ingin mengenang seorang pejuang NU asal Kalisat, Jember, Jawa Timur. Beliau lahir di Desa Bragung, Guluk-guluk, Sumenep. Nama lahir beliau adalah Musikan, dari ayah bernama Abdul Hamid (Kiai Judhi) dan ibu bernama Mulani (Nyai Judhi). Kelak setelah naik haji beliau berganti nama menjadi Haji Baihaqi.