Asbabun Nuzul Surat At-Taghabun Ayat 14

Ayat ini turun berkaitan dengan beberapa sahabat yang terlambat hijrah ke Madinah karena keluarga mereka enggan ditinggal. Begitu mereka hijrah dan mendapati para sahabat yang hijrah lebih dulu mampu menguasai Islam dengan lebih baik, mereka menyesal dan bermaksud menghukum keluarga mereka sendiri.

  1. عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، وَسَأَلَهُ، رَجُلٌ عَنْ هَذِهِ الآيَةِ، ‏(‏يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلاَدِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ‏)‏ قَالَ هَؤُلاَءِ رِجَالٌ أَسْلَمُوا مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ وَأَرَادُوا أَنْ يَأْتُوا النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَأَبَى أَزْوَاجُهُمْ وَأَوْلاَدُهُمْ أَنْ يَدَعُوهُمْ أَنْ يَأْتُوا رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَلَمَّا أَتَوْا رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم رَأَوُا النَّاسَ قَدْ فَقِهُوا فِي الدِّينِ هَمُّوا أَنْ يُعَاقِبُوهُمْ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: ‏‏(يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلاَدِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ‏). (1)

    Seorang pria meminta penjelasan dari Ibnu ‘Abba>s tentang firman Allah, ya> ayyuhal-laz\i>na a>manu> inna min azwa>jikum wa aula>dikum ‘aduwwan lakum fah}z\aru>hum. Ibnu ‘Abba>s berkata, ‘Ayat ini turun mengenai mereka, yaitu beberapa orang pria penduduk Mekah yang masuk Islam. Mereka ingin berhijrah dan bergabung dengan Nabi s}allalla>hu ‘alaihi wasallam di Madinah, namun istri dan anak-anak mereka menolak membiarkan mereka pergi meninggalkan Mekah. Ketika pada akhirnya mereka sampai di Madinah dan bergabung dengan Rasulullah, mereka mendapati kawan-kawannya yang sudah lebih dulu berhijrah ternyata mampu memahami Islam lebih baik. Karena itu, mereka ingin menghukum istri-istri dan anak-anak mereka. Allah lalu menurunkan ayat, ya> ayyuhal-laz\i>na a>manu> inna min azwa>jikum wa aula>dikum ‘aduwwan lakum fah}z\aru>hum.”

    Sumber artikel:
    Buku Asbabul Nuzul: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur'an
    Buku disusun oleh Muchlis M. Hanafi (ed.)
    Buku diterbitkan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI, 2017


    (1) Sahih; diriwayatkan oleh at-Tirmiz\iy dan al-H{a>kim. At-Tirmiz\iy mengatakan hadis ini hasan sahih. Sementara itu, al-H{a>kim mengatakan sanad riwayatnya sahih, dan az\-Z|ahabiy pun setuju dengannya. Lihat: at-Tirmiz\iy, Sunan at-Tirmiz\iy, dalam Kita>b at-Tafsi>r, Ba>b wa min Su>rah at-Taga>bun, hlm. 751, hadis nomor 3317; al-H{a>kim, al-Mustadrak, dalam Kita>b at-Tafsi>r, Ba>b Tafsi>r Su>rah at-Taga>bun, juz 2, hlm. 532, hadis nomor 3814.