Asbabun Nuzul Surat Al-Muthaffifin Ayat 1 - Larangan Mencurangi Timbangan dan Takaran

Ayat di atas turun berkaitan dengan penduduk Madinah yang kala itu suka mencurangi timbangan dan takaran.

  1. عَنْ ‏ ‏ابْنِ عَبَّاسٍ ‏ ‏قَالَ: ‏ ‏لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ ‏‏صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ‏ ‏الْمَدِينَةَ،‏ فَكَانُوا مِنْ أَخْبَثِ النَّاسِ كَيْلًا، فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: (وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ) ‏فَحَسَّنُوا الْكَيْلَ بَعْدَ ذَلِكَ. (1)

    Ibnu ‘Abba>s berkata, “Ketika Nabi s}allalla>hu ‘alaihi wasallam tiba di Madinah, masyarakat di kota itu terkenal sebagai orang-orang yang paling buruk dalam hal takaran dan timbangan—mereka selalu berbuat curang. Allah lalu menurunkan firman-Nya, wailul-lil-mut}affifi>n. Seiring turunnya ayat ini mereka pun mulai menakar dan menimbang dengan baik.”


    Sumber artikel:
    Buku Asbabul Nuzul: Kronologi dan Sebab Turun Wahyu Al-Qur'an
    Buku disusun oleh Muchlis M. Hanafi (ed.)
    Buku diterbitkan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, Badan Litbang dan Diklat, Kementerian Agama RI, 2017


UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN