Biografi Imam Hakim [Hakim al-Naisaburi]

 
Biografi Imam Hakim [Hakim al-Naisaburi]

Nama dan Nasabnya
Nama imam al-hakim adalah Abu Abdillah Al-hakim Muhammad bin Abdullah bin Muhammad bin Na’im bin Al-hakam Adh-dhabbi Ath-Athahmani An-Nasaiburi Al-Hafidz yang terkenal dengan sebutan Ibnu Bayyi’. Dia lahir pada hari Senin, tanggal 3 bulan Rabiul Awal tahun 321 HIjriyah. Dan julukannya Abu Abdillah sedangkan gelar kehormatannya adalah AL-Hakim dan ia sering memakai dengan nama Ibnu Bayyi.

Pendidikan agama
Awal pendidikan ilmu agama didapatkannya dari ayah dan bapak saudaranya, kemudian ia berguru pula kepada Abu Hatim bin Hibban pada tahun 334 H. Ia juga disebutkan telah belajar ilmu fiqih kepada seorang ulama besar di Naisabur, yaitu Ali bin Sahal Muhammad bin Sulaiman al-Shaluki al-Syafi'i. Setelah itu pada tahun 340 H, ia berhijrah meninggalkan kampung halamannya menuju Irak. Di sana, ia mempelajari ilmu hadits dari Ali bin Ali bin Abi Khurairah, seorang faqih yang terkenal. Setelah menunaikan ibadah haji, ia kemudian bersafari mencari ilmu ke Khurasan dan negara-negara lain. Ia bertekad untuk mencari dan mengumpulkan hadits, hingga disebutkan bahwa ia telah mendengar hadits dari sejumlah besar para ulama, serta menurut riwayat gurunya berjumlah sekitar 1.000 orang.

Guru-guru dan Murid-murid al- Hakim
Adapun para guru Abu Abdillah Al-hakim di naisaburi sendiri jumlahnya mencapai 1000 syaikh. Sedangkan guru-guru yang diperoleh selain dari naisaburi pun kurang lebih 1000 syaikh. 
Diantara guru-gurunya adalah :
a)      Muhammad bin Ya’qub al-‘A’sam
b)      Muhammad bin Ali Al-Muzakkir
c)      Al-Daruqutni
d)       Ibnu Hibban
e)      Al-Hasan bin Ya’qub Al-Bukhari
f)        Abu Ali Al-Naisaburi
g)      Muhammad bi al-Qasim al-Ataki
h)      Ismail bin Muhammad al-Razi
i)        Abu Ja’far Muhammad bin Muhammad bin Abdillah al-Baghdadi al-Jamal
j)        Ali bin Hamsad al-adl.

Murid-murid al-Hakim
Banyak sekali murid yang dimiliki oleh al-hakim, di antara murid-murid al-Hakim yang pernah meriwayatkan hadis darinya adalah :
a.      Abu Al-Falah bin Ubay bin al-Fawari
b.      Abu al-A’la al-Wasiti
c.       Muhammad bin Ahmad bin Ya’qub
d.      Abu Zarr al-Hirawi
e.      Abu Ya’la al-Khalili
f.        Abu Bakar al- Baihaqi
g.       Abu al-Qasim al-Qusyairi
h.      Abu Shaleh Al-Muadzin
i.        Az-Zaki Abdul Hamid Al-buhari
j.        Utsman Bin Muhammad Al-Mahmahi
k.       Abu Bakar Ahmad bin Ali Bin Khalaf Asy-Syairazi,  dan masih banyak yang lainnya.
 
Karya-Karya Ilmiahnya
       Al Hakim meninggalkan banyak karya yang bermanfaat, yang belum pernah dikarang sebelumnya, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Khalkan. Di antaranya adalah:
1.         Al Arba’in
2.         Al Asma` Wa Al Kuna.
3.         Al Iklil fi Dalail An-Nubuwwah.
4.         Amali Al ’Asyiyyat.
5.         Al Amali.
6.         Tarikh Naisabur.
7.         Ad-Du’a.
8.         Su`alat Al Hakim li Ad-Daraquthni fi Al Jarh wa At-Ta’dil.
9.         Su`alat Mas’ud As-Sajzi li Al Hakim
10.     Adh-Dhu’afa’.
11.     Ilal Al Hadits.
12.     Fadhail Fathimah.
13.     Fawa`id Asy-Syuyukh.
14.     Ma Tafarrada bihi Kullun min Al Imamain.
15.     Al Madkhal ila ’Ilmi Ash-Shahih.
16.     Al Madkhal ila Ma’rifati Al Mustadrak.
17.     Muzakki Al Akhbar.
18.     Mu’jam Asy-Syuyukh.
19.     Al Mustadrak ala Ash-Shahihain.
20.     Ma’rifah Ulum Al Hadits.
21.     Al Ma’rifah fi Dzikri Al Mukhadhramin.
22.     Maqtal Al Husain.
23.     Manaqib Asy-Syafi'i.
 
Kewafatannya
Abu Abdillah Al Hakim wafat setelah meninggalkan karya-karya ilmiahnya kepada kita yang sangat bernilai.
As-Subki berkata dalam Thabaqat Asy-Syafi’iyyah, “Benar dia wafat pada tahun 405 H. Namun ada yang mengatakan tahun 403 H.”
 
 
 
Sumber: Dari Berbagai Sumber

 

Info lengkap tentang biografi ulama, silakan buka di https://wiki.laduni.id/Main_Page