Menimbang Penyematan Gelar "Habiib" Seri 1

 
Menimbang Penyematan Gelar

LADUNI.ID - Salah satu fenomena menarik yang dapat dilihat pada masyarakat muslim Indonesia ialah adanya kecintaan yang luar biasa besarnya terhadap kalangan yang memiliki garis keturunan nabi Muhammad saw. Bukti kecintaan itu mereka ekspresikan dengan penyematan nama Habib  sebagai panggilan sayang dan cinta terhadap para dzurriyyah. Kata Habib sendiri merupakan serapan dari bahasa Arab yang merupakan bentuk Sifat Musyabbahah dari akar kata Habba yang dapat diartikan sebagai al-muhib (yang mencintai) dan al-Mahbub (yang dicintai). Dengan demikian, ungkapan habib menjadi ekspresi cinta yang mendalam yang ditunjukkan umat Islam kepada dzurriyyah nabi Muhammad saw, seorang nabi yang penuh kasih dan sayang, pembawa risalah kedamaian bagi seluruh alam.

Siapakah Dzurriyah Nabi  Muhammad saw ?

Sejarah mencatat, bahwa satu-satunya putri nabi Muhammad saw. yang memiliki keturunan adalah sayyidah Fatimah Az-Zahra yang menikah dengan Sayyidinia Ali bin Abi Thalib. Dari pernikahan ini lahirlah dua orang putera yang bernama Hasan dan Husain. Keturunan Hasan dan Husain inilah yang hingga saat ini masih membawa trah keturunan Fatimah binti Muhammad saw. dan disebut sebagai dzurriyyah (anak keturunan) nabi Muhammad saw, atau yang sering juga disebut dengan istilah Bani `Alawiyyin (nisbat dari kata Ali) yang berarti keturunan Sayyidini Ali bin Abi Thalib.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN

 

 

Tags