26 Mar 2019 Β· 3.180 dibaca · Islam Nusantara
LADUNI.ID, Jakarta - KHR. As’ad Syamsul Arifin merupakan ulama kharismatik Asal Situbondo. Beliau lahir di Makkah Al Mukarromah pada tahun 1897 dan pada usia 11 tahun dibawa oleh ayahandanya ke Kembang Kuning Pamekasan Madura. Selanjutnya hijrah ke Asembagus Situbondo dan mendirikan pondok pesantren di wilayah tersebut.
Beliau juga termasuk salah seorang santri kesayangan dari Syaikhona Cholil Bangkalan Madura, bahkan menjadi mediator tunggal antara Syaichona Cholil dengan Hadlratusy Syaikh KH Hasyim Asy'ari saat pendirian Jam'iyyah Nahdlatul Ulama.
Beliau memiliki wasiat untuk para santrinya yang terdiri 5 macam wasiat, antara lain:
1. Santri Sukorejo yang keluar dari NU, jangan berharap berkumpul dengan saya di akhirat.
2. Santri saya yang pendiriannya tidak sama dengan saya, saya tidak bertanggung jawab di hadirat Allah SWT.
3. Santri saya yang pulang atau berhenti harus ikut mengurusi dan memikirkan paling tidak salah satu dari tiga hal dibawah ini:
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+