Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Kolom Gus Nadir: Kuda atau Unta? Ketika Ibn Abbas dan Ali bin Abi Thalib Berbeda dalam Tafsir Surat

05 Jul 2019 · 2.149 dibaca · Kolom

LADUNI.ID -  Seringkali satu kata dalam al-Qur’an mengandung lebih dari satu arti. Akibat perbedaan tafsir satu kata, maka makna satu ayat atau bahkan satu surah dalam al-Qur’an bisa berbeda tafsirannya antara satu kitab tafsir dengan kitab tafsir lainnya. Ingat, ayatnya sama, tidak berubah. Tafsinya yang berbeda.

Tulisan-tulisan saya selalu mengajak kita semua untuk menyelami samudera tafsir al-Qur’an dengan mengapresiasi perbedaan pendapat yang ada. Saya tampilkan rujukan yang otoritatif yang diakui dunia Islam, langsung dengan teks dari kitab tafsir, agar bisa sama-sama kita pelajari.

Kali ini saya bahas mengenai ayat pertama dalam surat al-‘Adiyat:

‎وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحًا

Terjemahan versi Kemenag: “Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah”

Terjemahan tersebut tidak keliru. Namun itu hanya mengungkap satu versi penafsiran. Apa tafsiran lainnya? Simak terus tulisan ini. Siapkan kopi dan cemilan 

Pertama kita ungkap dari kitab Tafsir at-Thabari. D

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →