Wisata Ziarah di Makam KH. Imam Yahya Mahrus, Muasis Pesantren al Mahrusiyah Kediri

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Wisata Ziarah di Makam KH. Imam Yahya Mahrus, Muasis Pesantren al Mahrusiyah Kediri

Daftar Isi

Laduni.ID, Jakarta - KH. Imam Yahya Mahrus adalah putra pertama KH. Ali Mahrus, Pondok Peantren Lirboyo, Mojoroto, Kediri, Jawa Timur. Beliau pernah menyantri di kyai-kyai di beberapa pondok pesantren yang salah satunya adalah beliau merupakan santri pertama KH. Maimun Zubair, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Jawa Tengah.

Raden Fatah adalah pendiri dan raja Demak pertama dan memerintah tahun 1500-1518.

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Minggu, 22 Februari 2015 - 05:00 WIB oleh Nurcholis dengan judul "Raden Fatah, Khalifah untuk Tanah Jawa". Untuk selengkapnya kunjungi:
https://daerah.sindonews.com/berita/966564/29/raden-fatah-khalifah-untuk-tanah-jawa?showpage=all#:~:text=Adipati%20Raden%20Fatah%20alias%20Jin,dan%20memerintah%20tahun%201500%2D1518.

Untuk membaca berita lebih mudah, nyaman, dan tanpa banyak iklan, silahkan download aplikasi SINDOnews.
- Android: https://sin.do/u/android
- iOS: https://sin.do/u/ios

Profil

KH. Imam Yahya Mahrus lahir pada 01 Agustus 1949. KH. Mahrus (ayahanda Kiai Imam) memberi nama Imam Yahya yang diambil dari nama pemimpin Yaman tahun 40-an, Imam Yahya yang berjuluk Amir al-Muslimin, seorang ahli politik, strategi dan ilmu alat (Nahwu-Sharaf). Tentu, harapannya kelak Imam Yahya menjadi sosok seperti Imam Yahya, Sang Amir al-Muslimin.

Guru-guru beliau di antaranya:

  1. KH. Ali Mahrus
  2. KH. Zubair
  3. KH. Maimun Zubair
  4. Sayyid Alawi al-Maliki
  5. Syekh Yasin al-Padani
  6. Dr. Muhammad Abduh al-Yamani

Untuk kelanjutannya tentang Profil beliau silahkan baca di Biografi KH. Imam Yahya Mahrus

Lokasi Makam
Makam KH. Imam Yahya Mahrus Ngampel Kediri di komplek pemakaman pondok pesantren al Mahrusiyah, Desa Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kediri.

Haul
Haul KH. Imam Yahya Mahrus diperingati pada tanggal 20 bulan Shaffar di Masjid Pondok Pesantren Lirboyo HM Al-Mahrusiyah III Ngampel, Mojoroto, Kediri.

Motivasi Ziarah Menurut Syekh An Nawawi al Bantani
1. Untuk Mengingat mati dan Akhirat
2. Untuk mendoakan
3. Untuk mendapatkan keberkahan
4. Memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ke makam orang tua

Fadilah
Makam  KH. Imam Yahya Mahrus banyak dikunjungi para peziarah. Tak hanya datang dari wilayah Kediri saja. Banyak peziarah yang datang dari luar kota dan bahkan dari luar Jawa yang makamnya berada di komplek pemakaman pondok pesantren al Mahrusiyah, Desa Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kediri.

Ada keyakinan dari masyarakat yang datang ke sana bahwa dengan berziarah dan berdoan lalu bertawassul di makam  KH. Imam Yahya Mahrus, maka akan diberi kemudahan dalam mencari ilmu dunia dan ilmu agama, diberi kemudahan dalam mendapatkan keturunan anak sholeh dan sholehah, diberi kemudahan mencaei rezeki yang berkah.

Oleh-oleh
Oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang usai ziarah di Kediri di antaranya:
Sambal Tumpang, Carang Mas, Coklat Tempe, Batik Kediri,Getuk Pisang Kediri, Tahu Takwa, Tahu Pong