06 Oct 2018 · 1.720 dibaca · Sosial Budaya
LADUNI.ID, Bantul – Seperti tidak mau ketinggalan, Pemerintah Kabupaten Bantul juga menggelar JIBB atau International Workshop of Jogja International Batik Biennale dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober lalu. Hal demikian karena predikat Kota Bantul sebagai kota penghasil batik.
Event bertema "Natural Coloring For The Evironmental Sustainability" digelar di Desa Giriloyo, Imogiri, Bantul. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bantul Drs. Suharsono, pada Jumat (5/10).
Suharsono mengatakan, batik tidak dapat lepas dari sejarah bangsa Indonesia. Batik muncul sejak berabad-abad lalu yang kini menjadi simbol dan ciri khas dan jati diri Bangsa Indonesia.
“Batik tidak lagi menjadi busana orang tua saja. Anak muda, remaja, dan anak-anak selalu mengenakan batik dalam berbagai kegiatan resmi dan tidak resmi. Bahkan, batik sudah mendunia,” imbuh Suharsono.
Suharsono berharap, kegiatan workshop ini akan mampu memberikan edukasi dan pengaruh positif bagi seluruh pengraj
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+