02 Dec 2018 Β· 1.518 dibaca · Iptek & Pendidikan
Jakarta (Laduni.id) - Investasi melalui reksa dana belakangan ini menjadi hal yang patut dipertimbangkan jika mampu memahami risiko dan manfaatnya dibanding dengan investasi lain. Menjamurnya startup berbasis finansial technology (fintech) terkait reksa dana terkait reksa dana menjadikan masyarakat mudah mengakses dan berinvestasi reksa dana.
Direktur Pengembangan Bisnis Tanamduit, Muhammad Hanif, mengatakan, risiko investasi melalui reksa dana sebenarnya tergantung pada pergerakan pasar. Sebab, reksa dana merupakan wadah untuk menghimpun dana dari orang yang ingin menjadi investor.
Dana tersebut, lanjutnya, kemudian akan diinvestasikan dalam portofolio efek oleh Manajer Invetasi. "Reksa dana itu isinya saham, obligasi atau deposito risikonya di situ kan, reksadana ini cuma bungkusnya doang. Jadi kaya turunannya," ujar Hanif, Kamis (29/11/2018).
Reksa dana bisa menjadi pilihan bagi mereka yang tidak ingin terjun langsung membeli saham atau obligasi.
Menurutnya, orang yang ingin berinvestasi melalui reksa dana tentu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+