Gelar Kepenyairan
LADUNI.ID - Dalam setiap zaman, penyair itu selalu ada, walau keberadaannya antara satu dan lainnya tak pernah sama. Sosok penyair seperti kehidupan, ada yang bagai bunga, bagai pedang, bagai air, bahkan kehadirannya dianggap tak pernah ada, ia hanya ibarat tangkai yang tak terlihat bunganya, bahkan harumnya tak pernah terasa, tapi ia ada.
Penyair pada setiap zamannya, entah di Barat atau di Timur, atau di antara Barat dan Timur, diberi gelar bukan untuk kebanggaan, tetapi hanya sebagai identitas kepenyairan, mendapatkan julukan bukan untuk disombongkan, tapi untuk mengintip mosaik kehidupannya. Karena setiap julukan memiliki sejarah tersendiri bagi seorang penyair.
Keberadaan julukan atau gelar bagi para penyair hanyalah sebagai pintasan eksistensi mereka. Namun, bagi penyair yang tidak memiliki gelar, atau tidak pernah tersemat dalam kehidupan mereka sebuah julukan, bukanlah sebuah aib atau bukan pula berarti mereka tidak terkenal. Banyak dari mereka yang luar biasa, namun namanya lebih dikenal dari julukannya.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp128.000
Rp23.920
Rp198.000
Rp28.931
Memuat Komentar ...