Zairah di Makam KH. Abdullah Zen Salam, Masyayikh Pesantren Matholi’ul Falah Pati

Memperoleh Donasi Sebesar : Rp 0. Donasi Sekarang
 
Zairah di Makam KH. Abdullah Zen Salam, Masyayikh Pesantren Matholi’ul Falah Pati

Daftar Isi

Laduni.ID, Jakarta - KH. Abdullah Zen Salam adalah ulama besar dari Pati, beliau adalah pendiri dan pengasuh Pondok Terbesar di Kajen yaitu Pondok Matholi’ul Falah, beliau akrab disapa dengan Mbah Dullah.

Profil

Dilahirkan di desa Kajen-Margoyoso Pati, dengan nama Abdullah, ketika anak beliau di tambahi Zain, menjadi Abdullah Zain untuk membedakan beliau dengan beberapa anak sebaya yang kebetulan bernama sama yaitu Abdullah.

Kelahiran beliau ini masih khilaf. KH. Ma’mun Muzayyin menantu Mbah Dullah mengaku bahwa yang dia dengar dari ayah KH. Muzayyin beliau lahir tahun 1917 M/1335 H. Sementara masih menurut KH. Ma’mun Muzayyin, Mbah Dullah sendiri secara langsung pernah mengatakan bahwa tahun kelahiran beliau berkisar antara tahun 1910-1915 M/1328-1333 H.

Guru-guru beliau di antaranya:

  1. KH.  Mohammad Sa’id
  2. KH. Hasyim Asy’ari.
  3. KH. Muhammadun Kajen
  4. KH. Arwani Kudus

Untuk kelanjutannya tentang Profil beliau silahkan baca di Biografi KH. Abdullah Salam

Lokasi Makam
Beliau wafat pada tanggal 11 November 2001 atau bertepatan 25 Sya'ban 1422 H, Makam KH. Abdullah Salam berada di pemakaman keluarga Pesantren Perguruan Islam Mathali'ul Falah, Kajen, Pati.

Haul
Haul beliau diperingati pada bulan Sya'ban untuk tanggal pihak keluarga akan memberita peringatan haul beliau.


KH Zubair Dahlan yang notabene ayahanda KH Maimoen Zubair digelar rutin setiap pertengahan Ramadan setiap tahunnya. Ayahanda Mbah Maimoen Zubair ini wafat pada 15 Ramadan 1389 H di usia 70 tahun.

Baca artikel detiknews, "Hadiri Haul KH Zubair Dahlan, Ketum PPP: Semoga Kita Bisa Teladani Beliau" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6039250/hadiri-haul-kh-zubair-dahlan-ketum-ppp-semoga-kita-bisa-teladani-beliau.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Motivasi Ziarah Menurut Syekh An Nawawi al Bantani
1. Untuk Mengingat mati dan Akhirat
2. Untuk mendoakan
3. Untuk mendapatkan keberkahan
4. Memenuhi hak ahli kubur yang diziarahi, seperti ke makam orang tua

Fadilah
Makam KH. Abdullah Salam banyak dikunjungi para peziarah. Tak hanya datang dari wilayah Pati saja. Banyak peziarah yang datang dari luar kota dan bahkan dari luar Jawa yang makamnya berada di komplek Pemakaman

Ada keyakinan dari peziarah yang datang ke sana bahwa dengan berziarah, berdoa dan bertawassul di makam KH. Abdullah Salam, maka akan diberi kemudahan dalam mencari rezeki yang berkah, diberi kemudahan mencari derajat, diberi kemudahan dalam mencari ilmu agama maupun ilmu dunia.

Oleh-oleh
Oleh-oleh yang bisa dibeli dan dibawa pulang usai ziarah di Pati di antaranya:
Carang Madu, Getuk Lupis, Kerupuk Ampo, Kerupuk Daging, Kue Moho, Telur lurik, Lepet Jagung, Jeruk Pamelo, Kacang Pati