Hidayah Itu di Luar Kendali Manusia, tapi Tetaplah Mengajarkan pada Anak agar Mencintai Kesholehan

 
Hidayah Itu di Luar Kendali Manusia, tapi Tetaplah Mengajarkan pada Anak agar Mencintai Kesholehan
Sumber Gambar: Pinterest, Ilustrasi: laduni.ID

Laduni.ID, Jakarta - Menarik menyimak video potongan pengajian Gus Baha yang diposting oleh akun media sosial Santri Gayeng dengan tema Gus Baha: Jadi Apapun, Cintai Dulu Kesalehan. Mendengarkan ulasan beliau, selalu saja terasa ada satu kilatan cayaha yang mencerahkan pikiran.

Gus Baha menegaskan bahwa mencintai kesholehan adalah kewajiban setiap Muslim. Namun ada batas yang harus dijaga, yaitu tidak merasa berhak menentukan keselamatan atau kebinasaan spiritual orang lain.

Untuk menegaskan hal itu, beliau mengisahkan riwayat yang terkenal dalam Shahih Muslim tentang seorang ahli ibadah yang marah lalu bersumpah atas nama Allah bahwa seorang preman tidak akan diampuni. Dalam pandangan manusia, perkataan itu mungkin tampak seakan-akan membela kebenaran. Tetapi bagi Allah, itu adalah bentuk kesombongan yang tidak dapat diterima. Dalam riwayat itu diceritakan bahwa Allah menegur ahli ibadah tersebut karena telah menetapkan batas ampunan tanpa hak.

UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN