Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Waspada Narasi Jorok Nasjo

27 Nov 2019 Β· 3.348 dibaca · Kolom

Oleh AYIK HERIANSYAH

LADUNI.ID, Jakarta - Media sosial menjadi media yang efektif bagi penulis-penulis siluman untuk menyebarkan opini tanpa ketahuan jati dirinya oleh publik. Penulis siluman sengaja menyembunyikan identitas demi menjaga keselamatan dan keamanan dirinya. Ini bentuk lain dari sifat pengecut. Sifat yang muncul dari perasaan bersalah. Penulis siluman sadar tulisannya hanya provokasi yang jauh dari bobot ilmiah dan syar'iyah.

Salah satunya adalah Nasrudin Joha (Nasjo). Nasrudin Joha itu nama fiktif. Joha kebalikan dari Hoja. Pembuat nama sepertinya terinspirasi oleh kecerdikan Nasrudin Hoja seorang sufi unik, nyentrik dan cerdik dari Turki yang melegenda karena ajaran-ajarannya yang sederhana dan lucu.

Sama dengan LBH Pelita Umat, nama Nasrudin Joha muncul di media sosial sebagai penulis artikel setelah badan hukum HTI dicabut. Isinya artikelnya membela HTI dan khilafah sambil menyerang NKRI dan pemerintah.

Saya jamin 100%, orang HTI di balik nama fiktif Nasrudin Joha. Diksi, istilah, rasa bahasa dan opini

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →