Waspada Narasi Jorok Nasjo
Oleh AYIK HERIANSYAH
LADUNI.ID, Jakarta - Media sosial menjadi media yang efektif bagi penulis-penulis siluman untuk menyebarkan opini tanpa ketahuan jati dirinya oleh publik. Penulis siluman sengaja menyembunyikan identitas demi menjaga keselamatan dan keamanan dirinya. Ini bentuk lain dari sifat pengecut. Sifat yang muncul dari perasaan bersalah. Penulis siluman sadar tulisannya hanya provokasi yang jauh dari bobot ilmiah dan syar'iyah.
Salah satunya adalah Nasrudin Joha (Nasjo). Nasrudin Joha itu nama fiktif. Joha kebalikan dari Hoja. Pembuat nama sepertinya terinspirasi oleh kecerdikan Nasrudin Hoja seorang sufi unik, nyentrik dan cerdik dari Turki yang melegenda karena ajaran-ajarannya yang sederhana dan lucu.
UNTUK DAPAT MEMBACA ARTIKEL INI SILAKAN LOGIN TERLEBIH DULU. KLIK LOGIN
Masuk dengan GoogleDan dapatkan fitur-fitur menarik lainnya.
Support kami dengan berbelanja di sini:
Rp75.000
Rp54.500
Rp243.460
Memuat Komentar ...