Biografi KH. Muhammad As’ad Umar

 
Biografi KH. Muhammad As’ad Umar

Daftar Isi Profil KH. Muhammad As’ad Umar

  1. Kelahiran
  2. Wafat
  3. Keluarga
  4. Pendidikan
  5. Mendirikan Lembaga Pendidikan
  6. Karier di Politik

Kelahiran

KH. Muhammad As’ad Umar lahir pada 18 Agustus 1933 di Jombang. Beliau merupakan putra dari KH. Umar Tamim, pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang.

Wafat

KH. Muhammad As’ad Umar wafat pada tanggal 5 Desember 2010. Jenazah beliau makamkan di makam keluarga besar Pondok Pesantren Darul Ulum.

Keluarga

KH. Muhammad As’ad Umar melepas masa lajangnya dengan menikahi Nyai. Hj. Azzah. Buah dari pernikahannya, beliau dikaruniai delepan anak. Putra-putri beliau diantaranya, Zaimuddin, Zulfikar, Zainul ibad, Niswah Qonita, Zulhilmi, Zahrul Jihad, Uswatun Qoyyimah, dan Zahrul Azhar.

Pendidikan

Lahir dan tumbuh di lingkungan pondok pesantren, pendidikan KH. Muhammad As’ad Umar sejak kecil diperolah dari ayahnya KH. Umar Tamim dan paman-pamannya di Pondok Pesantren Darul Ulum sampai tingkat SMA. Selepas SMA, Kiai As’ad melanjutkan pendidikannya di beberapa pesantren, salah satunya di Pondok Pesantren Al-Mu’ayyat Jamsaren Solo.

Pada 1958, beliau menimba ilmu di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) Yogyakarta dan mondok di Pondok Pesantren al-Munawwir Krapyak di bawah asuhan KH. Ali Ma’sum, KH. Abd. Qodir dan KH. Abdullah. Namun tidak sampai meraih gelar sarjana beliau dipanggil ayahandanya untuk membantu mengelola pesantren.

Mendirikan Lembaga Pendidikan

KH. Muhammad As’ad Umar telah berhasil mendirikan beberapa sekolah yang hingga kini terbukti mampu memberikan pendidikan tak cuma bernilai agama, namun juga ilmu pengetahuan umum secara utuh dan menghasilkan santri yang siap menghadapi tantangan zaman.

Sebut saja SMA 2 Unggulan BPPT yang pernah menarik BJ Habibie untuk ikut menyokong pembangunannya. Juga Akper DU yang kala itu bahkan hingga kini masih menjadi karya monumentalnya untuk perkembangan pendidikan pesantren yang mungkin di masanya masih tak terpikirkan oleh banyak pesantren lain.

Karier di Politik

Sebagai seorang ulama, bukan berarti KH. Muhammad As’ad Umar tidak aktif dalam organisasi. Kiai As’ad pernah aktif disejumlah organisasi. Sebut saja Front Nasional Kabupaten Jombang Persatuan Petani NU Jombang, Majlis Dakwah Islamiyah Jawa Timur pernah dipimpinnya. KH. Muhammad As’ad Umar juga pernah aktif menjadi anggota dewan baik tingkat kabupaten provinsi hingga DPR/MPR RI dari partai Golkar.