Surat Al-Qamar (Bulan)

55 AyatSurat ke 54Mekkah

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Surah Al-Qamar (Arab: القمر , "Bulan") adalah surah ke-54 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah makkiyah, terdiri atas 55 ayat. Dinamakan Al-Qamar yang berarti Bulan berasal dari kata Al-Qamar yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pada ayat ini diterangkan tentang terbelahnya bulan sebagai mukjizat Nabi Muhammad SAW.

  1. اِقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ (١) iqtarabati alssaa'atu wainsyaqqa alqamaru

    1. Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan [1435].

    [1435] Yang dimaksud dengan saat di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan terbelahnya bulan ialah suatu mujizat Nabi Muhammad SAW.

  2. وَاِنْ يَّرَوْا اٰيَةً يُّعْرِضُوْا وَيَقُوْلُوْا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ (٢) wa-in yaraw aayatan yu'ridhuu wayaquuluu sihrun mustamirrun

    2. Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mujizat), mereka berpaling dan berkata: (Ini adalah) sihir yang terus menerus.

  3. وَكَذَّبُوْا وَاتَّبَعُوْٓا اَهْوَاۤءَهُمْ وَكُلُّ اَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ (٣) wakadzdzabuu waittaba'uu ahwaa-ahum wakullu amrin mustaqirrun

    3. Dan mereka mendutakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya [1436]

    [1436] Maksudnya bahwa segala urusan itu pasti berjalan sampai waktu yang telah ditetapkan terjadinya, seperti: urusan Rasulullah dalam meninggikan kalimat Allah pasti sampai pada akhirnya yaitu kemenangan di dunia dan kebahagiaan di akhirat. Sedang urusan orang yang mendustakannya pasti sampai pula pada akhirnya, yaitu kekalahan di dunia dan siksaan di akhirat.

  4. وَلَقَدْ جَاۤءَهُمْ مِّنَ الْاَنْبَاۤءِ مَا فِيْهِ مُزْدَجَرٌۙ (٤) walaqad jaa-ahum mina al-anbaa-i maa fiihi muzdajarun

    4. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran).

  5. حِكْمَةٌ ۢ بَالِغَةٌ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُۙ (٥) hikmatun baalighatun famaa tughnii alnnudzuru

    5. Itulah suatu hikmah yang sempurna maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).

  6. فَتَوَلَّ عَنْهُمْ ۘ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ اِلٰى شَيْءٍ نُّكُرٍۙ (٦) fatawalla 'anhum yawma yad'u alddaa'i ilaa syay-in nukurin

    6. Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),

  7. خُشَّعًا اَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ كَاَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنْتَشِرٌۙ (٧) khusysya'an abshaaruhum yakhrujuuna mina al-ajdaatsi ka-annahum jaraadun muntasyirun

    7. sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan

  8. مُّهْطِعِيْنَ اِلَى الدَّاعِۗ يَقُوْلُ الْكٰفِرُوْنَ هٰذَا يَوْمٌ عَسِرٌ (٨) muhthi'iina ilaa alddaa'i yaquulu alkaafiruuna haadzaa yawmun 'asirun

    8. mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata: Ini adalah hari yang berat.

  9. ۞ كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوْحٍ فَكَذَّبُوْا عَبْدَنَا وَقَالُوْا مَجْنُوْنٌ وَّازْدُجِرَ (٩) kadzdzabat qablahum qawmu nuuhin fakadzdzabuu 'abdanaa waqaaluu majnuunun waizdujira

    9. Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kamu Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman).

  10. فَدَعَا رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَغْلُوْبٌ فَانْتَصِرْ (١٠) fada'aa rabbahu annii maghluubun faintashir

    10. Maka dia mengadu kepada Tuhannya: bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku).